Pertengkaran Hati
"Bik Neni, tolong buatkan minum dua ya, Bik."
"Njiih, Pak."
Lalu Pak Hari masuk dan kembali dengan selembar kertas dan langsung memberikannya padaku.
"Apa ini, Pak?" tanyaku heran.
"Baca aja, Buk." jawabnya singkat seraya duduk di sofa.
Aku memulai membaca selembar kertas tersebut, pengadilan agama ... Bla bla bla. Oh, ini surat cerai rupanya.
"Ini surat cerai, Pak?"
Hot Chapters