Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

PAI* kepanjangan dari Pendidikan Agama Islam. Rimbu tak mengindahkan Theo, ia hanya terus melanjutkan menata botol jus buah titipan Bu Jamila di rak-rak lemari pendingin. Hingga tanpa terasa, kafe super bersih beraroma segar lemon itu mulai disesaki para muda-mudi yang menggilai komik.
9.83.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Suami Penggantiku Ternyata Pewaris

Suami Penggantiku Ternyata Pewaris

Kening Citra mengernyit heran, “Mas, kamu mau pergi hari ini?” Mendengar pertanyaan Citra, Raka menaruh korannya di atas meja, “Ya, kita akan pergi hari ini.” “Kita? Pergi kemana?” Seingat Citra mereka tidak memiliki janji untuk pergi hari ini. Raka kemudian bangkit berdiri dari sofa dan berjalan menghampiri Citra, “Pergi untuk menggantikan acara bulan madu kemarin yang menjadi kacau,” suara Raka terdengar pelan namun tegas.
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

“Kamu membeli semua jaket tebal ini agar bisa bermain ski di Kota Habi bersama kami, ‘kan?” Dia mencoba membenarkan pemikirannya, seringai tanpa sadar muncul di wajahnya, “Baiklah, jangan membuat keributan lagi, aku akan memesankan tiket pesawat untukmu nanti. Kita akan berangkat bersama jam 10 besok pagi ....” “Kamu salah paham.” Aku menarik tanganku, dengan kejam menghancurkan fantasinya. “Aku tidak akan pergi ke Kota Habi bersamamu, aku akan pergi ke Kota Jali. Lagipula, pendengaranku sudah pulih lama.”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Aku pergi dulu. Nggak akan lama, cuma sebentar saja.” Lagi-lagi Kira dibuat terkejut oleh ucapan Kai. Padahal biasanya pria itu tidak pernah pamit padanya. “Iya, Mas,” ucap Kira akhirnya. Satu sudut bibir Kai terangkat, tangannya terulur, mengacak puncak kepala Kira dan berkata, “Jangan lupa siapkan energi untuk besok. Besok kita pergi ke Dufan, aku akan pesan tiketnya hari ini.”
9.350.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Baca Semua Ulasan
Kepolosanku Direnggut

Kepolosanku Direnggut

“Nisa rahma? Kamu anak pindahan dari jakarta ya?” “Iya pak saya anak baru disini.” Oke kamu sudah saya absen, minggu depan kamu harus sudah punya buku Lks dan buku paket ya. Pelajaran hari ini saya terangkan sedikit saja, dikarenakan teman-teman mu semua pada keluar. “Iya pak saya masih memesan Lks pelajaran yang lain”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

PERNIKAHAN DADAKAN DENGAN MANTAN

gumam Karuna sambil menatap keluar jendela lagi. Rajendra menyandarkan punggungnya ke kursi, memilih untuk mengalihkan arah pembicaraan mereka. “Jadwal itinerary kita selama empat hari ke depan sudah saya kirim.” Karuna sedikit mengangkat alisnya, kemudian ia membuka pesan yang dikirimkan Rajendra sejak setengah jam yang lalu. Sepertinya pria itu mengirimkannya saat mereka masih di darat tadi.
9.85.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Menikahi CEO Tiran

Menikahi CEO Tiran

Ia ingin sedikit menguji kemampuan Wanita itu, “Ada jadwal apa saja untuk saya hari ini?” Bella memberikan map yang ia bawa, “Ini berkas yang sudah saya susun, di dalamnya memuat jadwal lengkap selama satu bulan ke depan. Untuk agenda hari ini anda ada pertemuan dengan salah satu investor hingga sore. Untuk waktu dan lokasi detailnya sudah saya lampirkan di dalam berkas jadwal. Saya juga telah mengirim salinan p*f ke email bapak mengenai profil investor tersebut.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Tapi untungnya, aku tidak membiarkan mereka mendapatkan apa yang mereka mau. Aku mengangkat mataku, senyuman tipis muncul di sudut mulutku, “Sama sekali tidak menyesal.” Aku mengangkat tanganku, meraih meja samping tempat tidur, mengeluarkan dokumen yang telah disiapkan sejak awal. “Aku sudah menandatanganinya.” Suaraku agak serak, tapi masih jelas. Dia mengambil dokumen itu, membukanya dan memandanginya, matanya terpaku, “Perjanjian perceraian?”
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

kata Andra menjelaskan. “Wah terimakasih kak, berapa harganya? Biar aku beli satu” tanya Raina. “Nggak usah, ambil aja. Oh iya kamu ada acara hari ini ya? Maaf aku nggak tahu kalau kamu juga ada tamu” kata Andra sambil melirik ke arah Raynal yang masih asik dengan hpnya. “Aku ada tugas kak ke pepustakaan hari ini” jawab Raina sembari menengok ke arah Raynal yang tadi sempat ia lupakan.
18.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

"Aru cari-cari. Di sini ternyata." Ria terkekah. "Kirain sudah tidur." Aru tak menanggapi. Ia duduk mendempetkan badan meminta bundanya berbagi kursi. "Nunggu Om Bas dari tadi nggak datang-datang," jawabnya cemberut. Jemarinya sudah sibuk menggeser-geser layar ponsel. Ria merangkul putrinya. Kecupan mendarat di kening gadis muda yang baru sebulan menjadi mahasiswa itu. "Bagaimana kuliahnya hari ini?" Ria mengganti obrolan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kita pergi hari ini pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status