Peninggalan Sang Bima
kata Eyang Angkasa puas.
“Ahh… Tentu saja, beliau adalah keturunan Nabi Nuh paling hebat dalam hal ruh. Ruh adalah Ra, dewa matahari Mesir. Ruh ini diibaratkan air, maka Anda tidak salah lagi jika mengumpamakannya dengan banjir umat yang saleh. Buktinya, Ka’bah selalu dilimpahi dengan lautan manusia yang alim. Tentunya, karena ilmu ruh atau perairan Nabi Muhammad sudah sangat mumpuni. Sebagai seorang Arab di tanah yang sulit, beliau merenungkan segalanya, sehingga tidak pernah kesulitan dalam masalah air untuk para haji sebab ada air Zam-zam yang selalu tersedia untuk mereka,” kata Raffi seperti menghayati, membuat Eyang Angkasa semakin senang berbincang secara interaktif dengannya.
Hot Chapters