Hot Brother
Kalila tidak mengerti kenapa wanita itu begitu tahu sekali dengan sifat sang kakak, dan mendapat nasihat darinya dia sedikit merasa lega.
Setidaknya ada orang lain yang tahu tentang perlakuan sang kakak pada dirinya, dan dia sekarang tahu harus ke mana mengadukannya.
Kalila tersenyum senang. "Terima kasih, Dokter Renata," ucapnya.
"Ada yang ingin kamu tanyakan, Kalila?" tanya Renata saat Kalila terlihat ragu.
Mungkin memang benar kata Erik, raut wajahnya memang mudah terbaca, apalagi oleh seorang dokter psikolog seperti Renata.