Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

“Strawberry, mangga, donat. Sorry, enggak minat!” Arsyil terkekeh. “Ah, masa?” Amira kembali menunjukkan ekspresi bergidik. Sementara teman adiknya itu malah mengeluarkan sedikit ujung lidahnya untuk membasahi bibir dan mengacak-acak rambut berponinya. Tak berlebihan jika banyak subscriber-nya bilang kalau Arsyil Miftah sebagai Sehun KW dengan kearifan lokal. “Muter-muter cari cincin, nemunya di Raja Ampat. Mbak Mira udah aku tandain, pokoknya harus dapat.”
1036.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

Lalu melihatnya pergi ke warung. "Mau kemana?" "Ke warung beli terigu. Mau nitip sesuatu?" "Enggak, mau masak apa?" "Bakwan." "Bakwan? Bukannya diwarung banyak?" "Nggak suka. Pengen yang dibuat di rumah." Aneh-aneh saja keinginan Arum itu. Lantas aku segera duduk di meja makan. Berniat menyeduh kopi. Pyar
1094.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
Balada Cinta Duda Belanda

Balada Cinta Duda Belanda

"Masa' cuma buat nganterin pulang, abi harus ngajak kalian bertiga, kayak mau jalan-jalan liburan." "Nah, liburan. Kenapa waktu Abi kemping di Bogor, nggak ngajakin kita bertiga tapi cuma sama om Mario aja? Kan di sana kita bisa kenalan sama tante Al?" protes Arman lagi. "Aduh, kalian ini ngapain ngasih kuis ke Abi, kok pertanyaan susah begini?!" protes Karel sambil menggaruki kepalanya. "Bi, tembak aja tante Al, biar kita dapat ibu baru, kan seru punya dua ibu," sahut Rangga.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menuju Cinta

Perjalanan Menuju Cinta

Tiba-tiba Arnawarma yang juga mengendarai motornya berhenti di antara Ghazanvar dan Radeva yang sedang keheranan. “Kamu ngapain jam segini keluar naik motor? Masih pakai baju kerja lagi.” Ghazanvar balik bertanya. “Ana ngidam batagor, biasanya dia buat sendiri tapi sekarang lagi mager katanya.” Raut wajah Arnawarma tampak sedang mengeluh. Bagaimana tidak, dia yang lelah setelah seharian bekerja dan berniat sampai rumah bermanja-manja dengan istrinya di atas ranjang malah harus keluar lagi mencari batagor.
1028.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 597 kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
CINTA UNTUK GADIS TERNODA

CINTA UNTUK GADIS TERNODA

tukasnya sambil lalu. "Curang ikam!" bisik Arum yang tersenyum penuh arti saat menghampiri Rara. "Begini heh amun (Banjar: kalau) kerja bareng calon suami, iri!" ujarnya berjenggit. "Segala sarapan aja diperhatiin. Act of service-nya Pak GM juara!"
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta CEO Duda

Terjebak Cinta CEO Duda

"Bantuin Hana di belakang nyiapin buat acara bakar jagung nanti malam." "Wah asyik nih, Ar," seru Swari. "Yeay, bukankah Mbak Swari sudah keasyikan sejak ketemu ayah," cibir Arka membuat Swari melototinya. Satria yang mendengarnya hanya bisa tertawa membuat Swari memukul lengannya namun Satria segera lari menghindar.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora “Aku yakin dia akan bersinar seperti 10 tahun lalu dengan karya karya barunya.” Ujar Bora, lalu Bora mengambil pesanan Jamur dari tangan Tukang Sayur, saat Bora hendak pergi dari sana, Ia tak sengaja melihat Aarav berdiri tak jauh darinya. Para Ibu Ibu yang melihat kehadiran Aarav disana langsung terdiam, Bora menatap kearah Aarav yang masih berdiri ditempatnya. Bora berjalan kearah Aarav dan saat itu Bora berhenti di hadapannya, “Kau mau berjalan jalan denganku sambil menemaniku membuang sampah sampai kedepan sana.” Ujar Aarav
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

ucap Kak Ara dengan serius dan tetap kekeh mau mencari Rain tanpa tujuan yang jelas “Iya tapi mau mencari kemana ?” tanya Bang Ari dengan bingung karena dia juga ingin mencari tapi mau mencari kemana “Kemana pun yang penting kita cari Rain, kemana pun itu” ucap Kak Ara dengan serius ke Bang Ari “Bagaimana kalau kita tunggu kabar saja dari Rain, aku yakin kalau terjadi sesuatu sama Rain, dia pasti akan mengabari kita juga, jadi jangan khawatir” ucap Bang Ari ke Kak Ara
9.129.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

ucap Wangsa datar. “Benar, Kakanda. Maafkan kami, kami dibayar untuk membunuh siapa pun yang menghalangi kami!” ucap Arimbi sembari merogoh kendi labu di pinggangnya dan melemparkannya ke arah Sanggageni. “Arimbi! Tidak!”
1098.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
TAPAK MALAIKAT

TAPAK MALAIKAT

jawab Birawa santai. Pagi-pagi sekali terlihat tiga orang berlari menembus hutan lebat menyusuri jalan setapak yang biasa di gunakan oleh pencari kayu bakar di hutan itu. Mereka merupakan Birawa, Yaksa dan Arya, setelah memasuki sebuah rimba belantara yang lebih lebat lagi ketiga orang itu menghentikan lari mereka. "Kita memasuki kawasan Warok Abang, sebaiknya kita mulai berhati-hati karena kita tidak tahu bahaya yang mengintai." Arya berkata sambil berbisik.
9.814.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai kokokan mencari arumbawangi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status