Kuli Gagah Spesialis
"Perketat pengawasan buat setiap orang yang keluar masuk wilayah perumahan elit ini. Cek setiap paket, makanan, pelayan, atau tamu yang datang. Gue nggak mau kecolongan lagi."
"Laksanakan, Bos. Gue bakal ubah rumah ini jadi benteng pertahanan lapis baja," jawab Beno sigap, lalu berjalan keluar dari ruang kerja untuk segera mengatur strategi pengamanan.
Sepeninggal Beno, Wildan berjalan mendekati kaca jendela ruang kerjanya. Pria itu menatap lurus ke arah langit utara, seolah mencoba menembus jarak menuju lautan lepas di sana. Tangannya mengepal kuat di dalam saku celana hingga urat-urat lengannya menonjol.