Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

jelas Sang Ustadz panjang lebar. Ucapan dari Sang Ustadz pun mampu membuat Kevin menelan salivanya dengan susah payah. Tak bisa dipungkiri, Kevin pun juga membenarkan wejangan yang diberikan oleh sosok lelaki bergelar Ustadz tersebut.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.4K kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

tanya Ustad yang lebih tua~ Ustadz Sholeh. "Kau bergelar seorang ustadz, tapi kau tak tahu bahwa aku sudah di izinkan oleh Allah yang maha kuasa, untuk menggoda dan menyesatkan manusia, kecuali bagi hamba-hambanya yang beriman (QS. Surat Shad ayat 82-83)" jawab Kang Satria. Kedua ustadz itu saling berpandangan. "Hahahaaa... Efek belenggu untuk kami itu bagi orang-orang yang beriman, dan taat kepada Allah. Sedangkan mereka telah menjadi bagian dari kami." ucap Kang Satria menunjuk Mega dan Bu Melda dalam bentuk siluman ular. Bersambung
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Tuan Sultan

Istri Kontrak Tuan Sultan

Kontak kecil itu membuat Queen membeku sepersekian detik. “Contoh pertama,” suara Sultan rendah, “jangan menunggu aku bicara dua kali.” Ia menarik map itu dengan mantap, menyelipkannya ke tumpukan di mejanya. “Kalau aku bilang ‘cukup’, berhenti. Kalau aku bilang ‘lanjut’, dorong lebih jauh. Sesederhana itu.” Queen menatap tangannya yang kosong, lalu mengalihkan pandangan ke wajah Sultan. “Kalau aku salah?”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
ISTRIKU DISIKSA SAMPAI GILA

ISTRIKU DISIKSA SAMPAI GILA

tegasku. Ibu sontak diam, beliau menatapku dengan kening mengerut. "Apa kamu bilang? 6 bulan gak bayar SPP?" Aku tersenyum miring, "Sandi sekarang angkat tangan dan gak bisa bantu lagi, selama ini Sandi kirim uang 4 juta untuk makan dan termasuk biaya sekolah Lula, lalu Ibu kemanakan uangnya kalau sekolah Lula saja nunggak sampai 6 bulan? Dan parahnya bahkan istriku sering dikasih makan yang gak layak."
9.9124.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

ujar Papa Deon. Dia tak pelit ilmu, Pak. Tapi, kalau berbagi ilmu bawaannya marah-marah. “Harus usaha juga kali, Pa.” “Kan Papa bilang bantu. Orang kalau membantu ya minimal ajarin.” ‘Hajar terus, Pa!’ “Kamu tuh. Belum puas sama julukan duta dosen galak dari mahasiswa?” tanya Papa Deon lagi. Aku menunduk menahan tawa. Jadi, julukan konyol itu sudah sampai di gedung pasca juga?
9.992.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kontol ustad
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
Istri Kecil Tuan Guru

Istri Kecil Tuan Guru

"Aneh ... Om ini kayak orang lagi cemburu tahu. Om larang aku deket sama Haikal. Itu cemburu namanya!" "Tidak. Aku tidak cemburu!" Tak berselang lama, pria itu menghentikan kendaraannya disalah satu restoran jepang "Aku tegaskan sekali lagi kalau aku hanya menjalankan tugas sebagai guru disekolah. Aku tidak ingin melihat murid perempuanku terlibat hal-hal yang akan berujung penyesalan!" tegasnya lagi. Setelah itu dia membuka pintu lalu keluar.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
Skandal Semalam Dengan Dosenku

Skandal Semalam Dengan Dosenku

Kanaya menghela nafas setelah membaca hasil dengan seksama. Dia menutup map tersebut dan duduk di kursi yang berada di samping tempat tidur kakek Herman. “Kek, maaf saya tidak mengabulkan permintaan yang satu itu. Kakek belum di boleh memakan makanan yang manis salah satunya coklat,” Kanaya mencoba menjelaskan dengan baik. Kakek Herman mendengus kesal. “Kamu sama saja dengan dokter dan perawat lainnya.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
Istri Taruhan Sang Dosen

Istri Taruhan Sang Dosen

Baguslah kalau kamu melihatnya aneh, tapi perlu kamu tahu Saya tidak mendengarkan omongan mbok, ini permintaan dari anak saya waktu saya di rumah sakit kemarin. Waktu itu saya tidak peduli dan merasa semua itu nggak penting, setelah diingatkan orang Mbok rasanya apa yang dikatakan oleh Fras itu sangat benar, saya udah terlalu banyak melakukan kesalahan di masa lalu," ucapnya membuat Lidya kaget. "What? Pemikiran macam apa ini mas, kamu mau jadi ustad penceramah atau bagaimana? Kamu tuh kayak seolah-olah apa ya Ya ampun bingung banget deh ..."
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
Pesona Ustaz Gundul

Pesona Ustaz Gundul

lirih Nayya membuat pernyataan yang dibumbui dengan rasa insecure. Dije tersenyum manis. “Itu karena Ustazah Nayya istri dari salah satu ustaz di sini. Saat kita memanggil seseorang dengan julukan yang baik, setahu saya bernilai ibadah. Siapa tahu juga itu jadi sebuah doa. Maaf, ya, Ust. Saya dan temen-temen mungkin bisa memanggil dengan sebutan lain. Tapi bagaimana cara kita memanggil seseorang dengan sebutan yang baik adalah sebuah penghormatan. Kami menghormati yang lebih tua. Dan kami juga sangat menghormati para guru dan keluarganya.”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah

Zahra sebelumnya tidak enak memanggil guru besarnya dengan sebutan Umi, namun melihat kasih sayang Hubabah selama cobaan ini datang, membuat Zahra merasakan sosok Uminya. "Yasudah, Umi kebawah ya. Sesuai janjimu pada Umi, lanjutkan mengajarmu. Banyak santri yang rindu Ustadzah galaknya!" kata Hubabah Awiyah sambil keluar dari kamar Zahra. Dan Zahra tersenyum senang, karena Hubabah Awiyah tetap menerimanya. ***** Dua kali 24 jam, dan di sinilah Ridwan sekarang.
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 764 kali sebagai kontol ustad
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status