Wanita Yang Melamar Suamiku
Koper menjadi tak muat.
“Mas, kamu mimilih batal nikahin aku demi Bening?” Yosa melangkah masuk. Perempuan itu mendekati calon suaminya. Sempat kulihat mereka saling bertatapan lama. Tapi, aku sudah tak peduli.
“Nada, sini adek, Nak, biar mama yang gendok, kamu tarik kopernya, ya, ayo, kita pergi!” kataku seraya meraih Bima dari gendongan Nada.