Pengantin Dadakan
Diremas kuat-kuat sama gadis, eh, bukan gadis lagi, dengan gigi taring satu di gusi.
Tepat waktu kami berhenti di halte bus. Kami naik dan Can duduk dekat jendela. Tujuan kami ke restaurant halal dekat Seoul Central Mosque. Manis Kitchen menjadi tujuan pertama perjalanan kami.
“Indah, rapi, tertib, ya, Korea, persis seperti di drama,” ucap istriku.
“Tapi nggak dengan orang-orangnya,” bisikku perlahan.
Dari tadi ada saja orang-orang yang memandang Can dengan pandangan sinis. Aku tahu kenapa, karena Can pakai jilbab.
Sikat na Kabanata