Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

Namun karena dirinya tengah berduka dan tidak selera makan saat itu, Eliza tidak mempermasalahkan rasanya. "Baiklah. Aku akan membuatkan steak special untukmu. Steak wagyu A5 super duper premium platinum," kelakar Eliza memenuhi permintaan sahabatnya. Susan sangat gembira mendengar menu yang akan dimasak oleh Eliza dan memberikan tanda oke sambil mengedipkan mata ala artis idola dari korea selatan. Eliza hanya tertawa dan berlalu untuk mulai mengeksekusi masakannya.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

Mumpung dia toh sudah di dalam area rumah Mala. Arman terkejut saat melihat seorang pria berumur, berdiri di tengah ruangan. Sorot matanya begitu tajam. Pria itu mengenakan kemeja cokelat gelap dengan motif garis-garis vertikal warna hitam. Ia mengenakan semacam kain sewek panjang yang menjadi ciri kalau ia adalah golongan kaum priyayi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
Istri Sewaan CEO Arogan

Istri Sewaan CEO Arogan

panggil Richard dengan sopan kearah Kakek tua tersebut. Seorang kakek tua itu menoleh kearah Richard. "Iya, ada apa?" "Ini adalah suami saya. Dia ingin menanyakan tentang makam yang tadi," jelas Madiya mencoba untuk memberitahu kakek tersebut. Kakek tua itu paham dan dia akhirnya menjelaskan kembali tentang makam tersebut. "Ini makam orang yang mengalami luka kabar. Keluarganya sering datang ke sini. Sepertinya memang ada kesalahpahaman di sini," terang kakek tua tersebut.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Sementara Ijah juga sudah terlelap karena lelah setelah perjalanan jauh. "Nggak usah, Tik. Bertiga juga cukup kok, ranjang Uti kan lumayan gede, jadi muat." Asih tersenyum. Mereka masih melanjutkan obrolan di teras, sembari menikmati minuman dan cemilan yang masih tersisa. Setelah azan isya', Eko keluar rumah. "Dek, aku pergi dulu ya ke tempat Bagyo. Mau ngomongin soal kerjaan besok di Kalimanan."
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
The Rich Man Passion

The Rich Man Passion

“Iya, Pa. Silakan.” “Kamu dari mana?” tanya Papa As membuat Aga bergeming. Aga hanya menatap Papa As dengan tatapan penuh belas kasihan. Seandainya saja dia pulang lebih cepat. Dia pasti bisa membantu Papa As mengelola perusahaan. “Aga dari klub milik Kama.” “Ada acara di sana?” “Tidak ada.” “Kenapa kamu pergi ke sana?” “Aga mau bersenang-senang, Pa.”
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

usul Felco tiba-tiba. “Marcus? Mmm, lumayan,” timpal Johnny sembari mengangguk-anggukkan kepala. “Ada usul lainnya lagi?” “Revengers? Seperti yang sering aku dengar dari bangsawan kecil, mereka sering bilang kalau revengers itu pahlawan.” Peter mengusulkan. “Kamu kira kita anak kecil?” sinis Angela seraya memutar bola mata malas. “Bagaimana kalau kelompok Angel? Angel kan malaikat.” Angela usul seraya bergaya kecentilan ala-ala dirinya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
AKAN KUTUNGGU

AKAN KUTUNGGU

AKAN KUTUNGGU - 6 Keguguran "Nin, kasih tahu aku." Suara besar dan berat itu terdengar di seberang. Memaksa Nindiya untuk bicara. Khaisar terdengar tak sabar karena penasaran. Nindiya menarik napas panjang, lalu menyudahi panggilan. "Ya sudah, Mas. Makasih banyak karena bantuannya untuk ayahku kemarin."
1021.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
Kesatria Agung Mikenai

Kesatria Agung Mikenai

Agar sindikat mata-mata tidak bisa melakukan pergerakan. Itamos menyatakan untuk melaksanakan ekspedisi pemberontakan dan menghancurkan Akropolis, sebagai simbol kehancuran bagi bangsa Gigant. Itamos merekrut enam anggota bersama dirinya, lima yang lain adalah Kooria, Adamanos, Sennos, Saras dan Timos. Adamanos memberikan saran untuk mengelabuhi para aparat negara yakni dengan menyatakan niat mencari seorang kesatria legendaris Osryos. "Bukankah kesatria itu telah meninggal tujuh tahun yang lalu?" tanya Itamos.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
Dimanja Sang Penguasa

Dimanja Sang Penguasa

'Aku tidak mungkin memberitahukan pada Razka jika aku ingin menemui Reynar,' batin Agni. "Kau ingin pergi ke mana? Biar aku antarkan," tawar Razka. Tentunya pertanyaan Razka membuyarkan lamunan Agni. Sebelum mengungkapkan ingin pergi ke apartemen lamanya. "Aku ingin pergi ke apartemen tempat di mana aku tinggal dulu sebelum dibawa kabur oleh Yosua ke negara Taiko," ujar Agni. "Apartemen?" Razka mengulangnya dengan nada penekanan.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Dan satu sosok pria tua dengan tubuh sedikit kurus berdiri di sebelah Gandi Wiratama. "Empu Jagat kawanku, jangan mempemalukanku di hadapan keturunanku ini..." ucap Ki Ageng sambil memberi hormat. Gandi semakin tak percaya melihat Naga Kuno itu memberikan penghormatan kepada Empu Jagat yang baru saja memakinya dengan sebutan orang bodoh. Empu Jagat tersenyum sinis. Matanya nampak menyala kuning terang.
8.962.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kosan ago
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status