Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
Pram segera turun, membantu memasukkan barang-barang itu ke bagasi, lalu meluncur menuju daerah di belakang bandara, tempat kosan Sarah berada.
Kosan itu bangunan dua lantai yang cukup megah.
Begitu sampai, mereka disambut oleh seorang wanita bernama Bu Sonya, pemilik kosan yang tadi disebut Sarah dalam pesannya.
Sonya nampak masih segar di usianya yang menginjak awal 40-an.
Tubuhnya masih ramping, dibalut daster rumahan yang cukup ketat, menonjolkan sepasang melon yang masih kencang dan besar.