Godaan Ibu Kos Cantik
Jimmy mengelus-ngelus meja dapur, lalu menyeletuk, “Gila, kayak sihir hari poter. Oke, airnya mana nih? Gue cari teko listrik nggak ada, dispenser juga nggak ada. Terus kita masak pake air keran tadi?”
“Ya memang. Kalau nggak mau repot, lo lihat tuh keran yang ada layar sentuhnya di pojok. Pencet menu 'Hot', pilih yang 95 derajat celcius. Pilih ukurannya yang 500ml biar pas nggak usah diukur lagi. Langsung keluar air mendidih, tinggal lo cemplungin mie-nya." Dimas menatap Agus, Jimmy dan Genta bergantian. Seluruhnya terdiam dengan mulut membentuk huruf ‘o’.
Agus lalu membungkuk di depan keran dengan wajah masih melongo. “Tenanan lho, Mas. Kerannya ada layarnya lho.”