Pengantin yang Ditinggalkan
kata mbok Ijah terkejut.
"Iya, Mbok. Ini aku," jawab Marvin Medengkus. "Baru dua bulan Mbok sudah melupakan Marvin. Tega sekali Mbok ini," godanya kemudian. Marvin memang seringkali menggoda mbok Ijah, baginya mbok Ijah bukanlah seorang pesuruh di rumah itu, dia sudah menganggapnya seperi ibunya sendiri lantaran selama dua puluh lima tahun hidupnya, semua keperluannya mbok Ijah lah yang menyiapkannya. "Di mana Abah dan Umi, Mbok?" tanya Marvin kemudian.
"Tuan dan Nyonya keluar negri. Katanya mengurus bisnis, Den."
Hot Chapters