SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER
Senyum kecil menghiasi wajahnya yang tampak tanpa beban.
“Selamat pagi, Nona Keira,” sapanya lembut.
Keira meliriknya sekilas, lalu masuk ke mobil tanpa berkata apa-apa. Namun, ketika Adrian menutup pintu dengan hati-hati, Keira bisa merasakan kehadirannya yang kuat.
“Kenapa kau selalu tersenyum seperti itu?” Keira bertanya tiba-tiba.
Adrian menoleh ke kaca spion, terlihat sedikit terkejut dengan pertanyaan itu, tetapi ia tetap menjaga senyumannya. “Senyuman adalah cara terbaik untuk menjaga suasana tetap tenang, Nona.”
Sikat na Kabanata