Cinta di Ujung Perpisahan
Ia merasa seperti duduk di atas bara, sama sekali tidak tenang, gelisah, dan dihantui kekhawatiran yang sulit dijelaskan.
Dan sekarang, pesawatnya malah tertunda.
Kinara berjalan mondar-mandir di ruang tunggu bandara, matanya sesekali melirik layar informasi keberangkatan yang tak kunjung berubah. Delay selama satu jam terasa seperti selamanya.
Beberapa pesan masuk ke ponselnya, kebanyakan dari nomor yang tak dikenalnya. Namun, beberapa dari Om Tama dan asistennya, menanyakan posisinya, memintanya cepat.
Bab Populer