DUKUN 99
Kuntilanak yang kubawa pulang, sesekali berceloteh tajam.
"Kikikikk ... kikikikk ... jadi namamu Bone, ya? Kau begitu percaya diri membawaku ke rumahmu! Lihat saja, aku tak akan betah."
Omelannya membuatku terganggu, "Emang kau pikir penting bagiku membuatmu betah? Aku kira kau berbeda, ternyata sama bawelnya dengan si kunti merah di rumahku!"
"Emak-Emak gaib seperti kami pastilah bawel, Bone. Kau harus paham itu, kikikik ... kikikik ...."