Buncitnya Jenazah Kakakku
Mungkin dia tidak terima dengan semua perkataanku tadi.
"Setelah selesai makan malam, kami berdua hanya menghabiskan waktu dengan menonton film horor, hingga tengah malam. Naila sangat menyukai film horor, dia sama sekali tidak takut ketika hantunya muncul. Aku pikir bisa menjadi bahan untuk dipeluk ketika hantunya muncul, tapi ekspresi Naila biasa saja ketika hantunya muncul." Bryan terkekeh lirih usai mengatakan itu. Matanya terlihat memancarkan kesedihan.
Memang sangat benar, berbeda denganku yang takut dengan film horror, Kak Naila sangat menyukai jenis film tersebut. Menurutnya, makin seram film horornya, maka akan makin seru untuk menontonnya.