Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

"Nanti kamu belanja aja sendiri apa yang kamu rasa butuh dibeli." "Boleh beli storage box juga gak?" "Buat apa?" Reiko melirik pada Aida. "Buat partisi di dalam kulkas supaya buah dan makanan yang dibeli nggak tercampur, kayak cabe sama apel kan nggak mungkin ditaruh barengan dan jadi lebih rapih, makanannya ga di simpen di dalam plastik, jadi bau." "Oh, ya udah."
967.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai kulkas meja
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Ambisi Sang Penguasa

Ambisi Sang Penguasa

Berbeda dengan Luis, Reiner bahkan ragu kalau ia disebut putra kandung pria arogan itu. Satu lagi, Reiner hampir lupa mengenai cokelat-cokelat di dalam tas. Sebaiknya segera disimpan ke dalam lemari pendingin sebelum meleleh. Reiner membawa ranselnya turut serta keluar dari lemari, ia melewati sofa di tengah ruangan tempat sang ibu yang sedang konsentrasi menyusun kepingan Lego berada, lalu menghampiri kulkas kecil di sudut ruangan. Yang dimaksud kulkas kecil adalah cuma kulkas satu pintu setinggi 180 cm. Cuma kulkas kecil bila disandingkan dengan yang ada di dapur rumah.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai kulkas meja
Baca
+Pustaka
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

Dayyan ikut membantu menyusun sayuran tersebut, sementara Arjuna yang mencucinya terlebih dahulu. "Kulkas sultan beda banget sama yang di rumah kita ya, Mbak. Kulkas ada dua yang ini yang paling gede." Dayyan berdecak kagum. "Kalau kulkas yang besar ini aku bawa pulang terus di simpan di kamar, aku gak bakal keluar-keluar kayaknya." "Hus!" Nismara menyenggol lengan Dayyan. Meskipun Dayyan berbicara berbisik, tetapi indera pendengaran milik Arjuna itu begitu tajam.
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai kulkas meja
Baca
+Pustaka
Istri Sumbangan

Istri Sumbangan

Meja konternya bahkan berdebu seperti tidak pernah dipakai. Raihanah memikirkan bahan apa saja yang akan dia beli untuk disimpan di dalam kulkas. Ia melesat meninggalkan dapur dengan debar antusias, mendapati ruang tengah kosong tanpa perabot apa pun, bahkan televisi tidak ada. Hanya ada sofa panjang berwarna suram tanpa meja. Haruskah dia mengisinya dengan televisi atau perabot lain? Bukankah harus membeli meja TV dulu?
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai kulkas meja
Baca
+Pustaka
Bayi Telantar di Rumah Sakit

Bayi Telantar di Rumah Sakit

"Din, kamu 'kan belum punya kulkas. Mau nggak gantiin kulkas dua pintu punyaku? Kalo nggak lagi butuh duit dadakan gini, aku juga sayang menjualnya." "Maaf, Mbak. Aku belum butuh kulkas," tolak Meidina dengan tegas tanpa ada keraguan sedikit pun. "Kamu 'kan belum punya kulkas. Bayarin saja kulkas punyaku," desak Mbak Dewi setengah memaksa. "Maaf, Mbak, aku nggak ada niat beli kulkas saat ini. Duit buat beli juga nggak ada."
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kulkas meja
Baca
+Pustaka
Jembatan Perselingkuhan Suami dan Sahabatku

Jembatan Perselingkuhan Suami dan Sahabatku

Ada dua kursi kayu yang berhadapan dan meja bulat kecil di tengahnya. Berlawanan dengan ranjang luas dan lembut itu, ada sebuah tivi berukuran sedang, kemudian buffet berisi vas-vas kecil dan alat seduh kopi. Tidak lupa pendingin udara dan kulkas mungil. “Baiklah, tidak ada salahnya menghabiskan gaji yang aku cari susah payah selama ini,” gumamku sembari memaksakan diri untuk memejamkan kedua mata.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai kulkas meja
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Ambil cabainya di kulkas!” Khalid mengangguk. Ia segera melangkah menuju kulkas satu pintu yang terletak di sudut ruangan, membuka pintunya dan melihat isinya. Ia terpana memandang isi kulkas yang nyaris kosong. Hanya ada beberapa benda di sana. Tidak seperti kulkas di apartemen dan rumah utama yang selalu terisi penuh dengan makanan. “Mana cabainya?’
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai kulkas meja
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Simpanan

Dendam Wanita Simpanan

Di antara keduanya, bagian yang terbuka menjadi jalan kecil untuk keluar maupun masuk. Beberapa centimeter dari kulkas, sebuah tersedia laptop lengkap keyboard serta mouse yang juga tersambung pada printer besar tertata rapi pada meja panjang menghadap tembok. Tak lupa dua kursi plastik. Kemudian, sebuah meja terpisah yang kutebak adalah meja kasir terletak di depan sebuah pintu yang sepertinya mengarah pada ruangan lain di belakang.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kulkas meja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status