Dicampakkan Tunangan, Dinikahi CEO Tampan
Bik izah membalas dengan senyuman hangat, lalu mengangguk sebelum pamit kembali ke pekerjaannya.
Richalle menyesap jus itu perlahan, tapi pikirkan nya justru melayang jauh. “Hari ini, enaknya ngapain ya?” gumamya pelan sambil menelusuri setiap sudut rumah yang terasa begitu sunyi.
Rumah segede ini, kenapa rasanya cuma gue yang tinggal? Seperti kuburan hidup.
"Om kulkas mungkin lupa alamat ya? Atau apa dia memang sengaja enggak pulang?” Richalle bergumam dalam hati, rasa bosan menggerogoti semangat.