FREL.
Untung aja pintunya sedikit terbuka, jadi aku bisa lebih leluasa mengamati keadaan di dalam ruangan.
Tampak Kenn memainkan piano, sedangkan Gita dengan gitar. Dua alat musik itu mereka padukan sehingga menciptakan alunan melodi yang begitu indah. Sambil memetik senar gitar, Gita tersenyum ke arah Kenn yang sedang serius menekan tuts-tuts piano.
Huh, kenapa Gita bisa main gitar, sih? Kenapa bukan gue? Dan kenapa juga bukan gue aja yang tau gimana hebatnya permainan piano Kenn?
Hot Chapters