Rindu yang Lupa
Gadis kecil itu telah mempersiapkan kantong plastik dari rumah untuk memburu kupu-kupu, sayap yang hendak dipinjamnya untuk terbang mengelilingi bumi.
“Kak, aku mendapat capung!” Caca berteriak. Dua tangannya ditangkupkan, ia menangkap tubuh capung mungil. Capung jarum, perutnya panjang hijau kehitam-hitaman, sayapnya tak selebar capung luncur, namun bagi mereka serangga mungil itu tetaplah menawan ketimbang rintik gerimis yang akan segera turun.
“Capung?” Fira sedikit terusik. Ia mendekati adiknya, Lala dibiarkan berbaring menelisik rumput lapangan, menggoda semut-semut yang sedang mengangkat bangkai ulat.
Hot Chapters