Kill Me, Love Me
Menutup apa yang dilihatnya, tapi menyalakan kembali untuk melihat sampai kapan pria itu berada di rumah ini.
Memilih tidak peduli dengan membaringkan badannya, jika boleh jujur saat ini Silvi benar-benar kelaparan. Dirinya tadi langsung pulang, meninggalkan Indira yang masih terlelap dan saat ini menyesali keputusannya pergi dari tempat Indira. Ponselnya bergetar membuat Silvi menatap layar, nama seseorang yang sangat dihindari saat ini dengan cepat langsung menolak panggilan.
“BOCAH TAK TAHU DIUNTUNG, BESOK KIRIM UANG YANG AKU INGINKAN KALAU TIDAK TUNANGAN KAMU NANTI AKU PERKOSA!”
Hot Chapters