تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Kematian yang Diharapankan Suamiku

Kematian yang Diharapankan Suamiku

Saat hamil tujuh bulan, aku meninggal dan dalang di balik semuanya adalah suamiku sendiri. Suamiku mendengar kabar bahwa darah bayi prematur bisa menyelamatkan adikku. Oleh karena itu, dia bersekongkol dengan klinik haram untuk membelah perutku dan mengeluarkan bayiku. Setelah menguras darah bayi itu, dia pergi begitu saja dan meninggalkan bayi prematur itu lemah hingga akhirnya mati. Setelah kejadian itu, orang tuaku berkata, "Ini adalah utangmu pada Yurike, sudah waktunya kamu membayarnya." Suamiku berkata, "Nanti kita masih bisa punya anak lagi. Apa nyawa anak itu lebih penting daripada nyawa Yurike?" Karena emosi yang meluap, aliran darahku kacau dan memicu pendarahan hebat hingga akhirnya aku meninggal. Saat kesadaranku melayang di udara, aku melihat suami dan orang tuaku sibuk mempersiapkan operasi untuk adikku Mereka bahkan tidak sempat mengganti jasadku dengan pakaian jenazah yang bersih. Tak ada yang menangis untukku dan tak ada yang menjadi gila karena kepergianku. Seluruh keluargaku mendorongku ke kamar jenazah dengan cuek, lalu mereka merayakan kesembuhan Yurike. Saat aku kembali membuka mataku, aku sudah kembali ke tiga bulan sebelumnya. Hari itu, seluruh keluargaku memaksaku untuk bercerai.
969 وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 25 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku

Hari Pernikahanku Menjadi Kematian Ibuku

Ibuku meninggal karena terlalu emosional. Pasalnya, hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, kini pengantin wanitanya malah berubah menjadi mitra bisnis Ezra. Pada saat ibuku mengembuskan napas terakhirnya, hari pernikahanku berubah menjadi hari pemakamannya. Namun, Ezra memerintahkan agar pesta pernikahan tetap dilanjutkan seperti biasa dan bahkan memintaku untuk memasangkan cincin pernikahan ke jari Naila secara langsung. "Cepat! Pasangkan cincin itu padanya. Malam ini, aku akan memberimu penjelasan," katanya sambil menggertakkan giginya. Aku mengabaikan amarah Ezra dan menggendong jenazah ibuku meninggalkan hotel. Pukul delapan malam, pernikahan dengan pengantin yang diganti itu selesai dengan "sempurna". Naila memposting di Instagram dan postingannya mendapat puluhan ribu suka. [ Yay! Hari ini aku akhirnya menikahi pria idamanku. Terima kasih pada pihak ketiga yang sadar diri dan pergi. ] Tak lama kemudian, Ezra juga memposting. [ Orang yang nggak layak, nggak pantas dicintai. ] Di kamar jenazah yang dingin, aku memberikan tanda suka pada postingan mereka berdua dan menulis komenta. [ Semoga langgeng. ] Kemudian, aku mengemas barang-barangku sambil memeluk kotak abu jenazah ibuku. Namun, ketika aku sampai di rumah baru yang kubeli, aku menemukan Ezra sedang berciuman penuh gairah dengan Naila di sofa baruku.
8.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 230 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Kobaran Masa Lalu

Kobaran Masa Lalu

Suami dan anakku sama sekali tidak menghargaiku. Mereka malah membawa wanita lain yang baru saja bercerai, pulang ke rumah kami. Wanita itu licik dan penuh tipu muslihat. Dia terus mengadu dombaku dan suamiku, membuat kami jadi bertengkar. Karena sudah tidak tahan lagi, aku pun mengusir wanita itu dari rumah. Namun, suami dan anakku justru marah. Suamiku menyebutku cemburu buta dan tidak punya belas kasihan. Dia bahkan menyebutku tidak sebanding dengan wanita itu. Dan kalaupun harus ada yang pergi, akulah yang harus pergi. Bahkan anak yang sudah kukandung selama sembilan bulan pun lebih memihak wanita itu. Dia juga memaksaku minta maaf, kalau tidak, dia enggan menganggapku ibunya lagi. Hatiku hancur melihat suami dan anakku lebih memihak wanita lain. Aku pun memutuskan untuk bercerai. Wanita itu baru menunjukkan dirinya yang sebenarnya di hari aku dan suamiku mau bercerai. Dia sengaja mengunciku di kamar dan meledakkan tabung gas. Ketika suamiku yang merupakan tim pemadam kebakaran tiba, dia malah sibuk menyelamatkan wanita itu karena menganggapku sudah mati terbakar. Suami dan anakku sampai kaget ketika kami bertemu lagi, "Kamu bahkan sampai pura-pura mati demi membuat kami menderita ...."
6.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 209 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Terjebak di Dimensi Lain

Terjebak di Dimensi Lain

Nabila
Jendela rumahku gemetar oleh kekuatan guntur yang bergemuruh di langit. Petir menyambar di kejauhan, menerangi malam. Dalam momen kecil itu, beberapa detik cahaya yang membutakan mata menampilkan sosok pria yang berdiri di luar jendelaku. Memperhatikanku. Selalu memperhatikanku. Aku menjalani rutinitas, seperti yang selalu kulakukan. Jantungku berdegup kencang dan berdetak tidak teratur, napasku menjadi dangkal, dan tangan-tanganku menjadi lembab. Tidak peduli berapa kali aku melihatnya, dia selalu menimbulkan reaksi yang sama dariku. Ketakutan, Dan kegembiraan. Aku tidak tahu mengapa hal itu membuatku merasa gembira. Ada yang salah dengan diriku. Tidak normal bagi panas cairan untuk mengalir dalam pembuluh darahku, meninggalkan sensasi terbakar di belakangnya. Tidak biasa bagi pikiranku untuk mulai merenung tentang hal-hal yang seharusnya tidak aku pikirkan. Apakah dia bisa melihatku sekarang? Mengenakan hanya atasan tipis, puting susuku menonjol melalui kain? Atau celana pendek yang kupakai yang hampir tidak menutupi pantatku? Apakah dia suka pemandangan ini? Tentu saja dia suka. Itulah mengapa dia memperhatikanku, bukan begitu? Itulah mengapa dia kembali setiap malam, semakin berani dengan tatapannya sementara aku diam-diam menantangnya. Berharap dia mendekat, sehingga aku punya alasan untuk menempelkan pisau ke lehernya. Sejujurnya, aku takut padanya. Sungguh takut. Tapi pria yang berdiri di luar jendelaku membuatku merasa seolah-olah aku duduk di dalam ruangan gelap, satu lampu menyala dari televisi di mana film horor diputar di layar. Itu sangat menakutkan, dan yang aku inginkan hanyalah bersembunyi, tetapi ada bagian dari diriku yang membuatku tetap diam, membuka diri pada ketakutan. Menemukan sensasi kecil dari situ. Sekarang kembali gelap, dan petir menyambar di daerah yang lebih jauh.
101.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 74 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Terlahir Kembali, Adikku Tetap yang Dipilih

Terlahir Kembali, Adikku Tetap yang Dipilih

Saat aku membuka mata, adik perempuanku, Serena Susanto, sedang berlutut di depanku sambil terisak. Sebilah pisau buah menempel di dekat pergelangan tangannya. "Nora, aku bersumpah aku nggak sengaja. Aku terlalu banyak minum. Aku bahkan nggak tahu gimana aku dan Lucas bisa ...." Aku nyaris tertawa. Karena aku pernah melihat kejadian ini sebelumnya. Di kehidupanku yang lalu, Serena menangis seperti korban setelah tidur dengan tunanganku, Lucas Ardana. Semua orang menghiburnya. Lucas menikahinya demi menyelamatkan reputasinya. Sedangkan aku dipaksa untuk menikah dengan Graham Baskara, tunangan Serena yang telah dia tinggalkan. Sebelum pernikahan, Lucas menunjukkan namaku yang ditato di pergelangan tangannya dan berjanji kalau dia hanya akan mencintaiku. Aku memercayainya. Aku menyia-nyiakan lima tahun hidupku di sisi seorang suami yang menginginkan saudara perempuanku, sambil menunggu seorang pria yang telah menikahinya. Kemudian, Serena meninggal. Aku pikir Lucas akhirnya akan kembali kepadaku. Namun, aku menemukannya di rumah duka, sedang memeluk foto Serena seolah-olah dia baru kehilangan cinta sejatinya. "Dia istriku," katanya kepadaku. "Lupakan saja, Nora." Di pesta ulang tahunku, Lucas dan Graham bertengkar di atap gedung karena Serena. Yang satu telah menikahinya. Yang satu lagi tidak pernah berhenti menginginkannya. Saat mereka saling berebut dirinya, aku terdorong ke jalan raya dan tewas di bawah sorot lampu kendaraan. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke awal semuanya. Kali ini, kupikir hanya aku satu-satunya yang mengingat semuanya. Ternyata aku salah. Lucas mengingatnya. Graham juga mengingatnya. Bahkan setelah mendapatkan kesempatan kedua, mereka berdua masih memilih Serena. Kali ini, aku tidak akan ditukar, dipilih, ataupun dibuang. Kali ini, aku akan membangun sesuatu yang tidak akan pernah bisa mereka rebut dariku.
4.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 114 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Cinta Dua Sisi

Cinta Dua Sisi

Cut Rizka Safrianti
"Mas, aku sangat mencintaimu, tapi aku juga tak ingin melepasnya." Dita berteriak ketika Mas Arman menyentakkan tangannya melepaskan diri dari cengkraman Dita di lengannya. "Ak--aku-- Mas, mengertilah." Aku masih bisa mendengar Dita memelas di balik dinding ini. Sungguh luar biasa wanita itu, batinku. "Kamu, Gila!" Mas Arman balik meneriaki perempuan yang aku tahu sangat dicintainya itu. "Aku tahu. Aku gila, Mas. Aku juga tidak memintamu untuk memaafkanku, tapi aku hanya meminta kamu mengerti perasaanku karena awal dari semua kesalahan ini adalah kamu, Mas. Kamu yang membiarkanku untuk jatuh hati pada lelaki lain, saat harusnya aku memilikimu." Apa maksud Dita? Aku mencoba mendengar dengan seksama dan menempelkan kupingku lebih rapat ke dinding kamar yang menghubungkan kamarku dan Mas Arman. "Aap--pa?" Suara Mas Arman terdengar parau dan menahan kemarahannya. Ooh ... Tuhan, perempuan macam apa yang tega menyakiti lelaki baik hati itu. Lelaki yang sanggup mengorbankan seluruh kehidupannya demi membahagiakan wanita-wanita yang dicintainya. Aku mengurut dadaku yang sesak, mungkinkah aku penyebab keretakan hati mereka? Air mataku menganak sungai di pelupuk mata. Takpernah kubayangkan kehidupan keduanya akan sekacau ini.
102.5K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 78 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
kubalas hinaan mertua dan iparku

kubalas hinaan mertua dan iparku

Aku mempunyai suami yang pelit, mertua dan ipar yang julid. Setiap bulannya aku di beri uang belanja hanya satu juta, yang mereka ketahui itu cukup untuk semua kebutuhan rumah termasuk uang air,lampu dan wifi Mereka tidak tahu bahwa sebagian akulah yang menabahi kekurangan itu semua. Nama ku Reva, aku menikahi laki-laki kota yg bekerja di perusahaan dan jabatan sebagai meneger, dulu dia orangnya sangat baik akan tetapi setelah enam bulan menikah dan tinggal di rumah orang tuanya barulah aku melihat bagaimana iya di depan ibunya yang setiap kali ibu dan adik nya menghinaku dia selalu saja diam dan tidak membelaku sedikitpun, tapi di balik itu semua ada yang tidak ku ketahui yang sebenarnya dia slalu membelaku di belakangku. Tetapi semua yang kulakuan dan pengorbananku sedikitpun tidak di hargai oleh ibu mertuaku Aku selalu saja di hina miskin dan anak yatim piatu. Aku reva anak dari bapak Ibrahim dan ibu yasmin yang memiliki kebun sawit bergetar hektare dan sawah yang lumayan luas, reva lulusan dari luar negri S2 manajemen perkantoran, dulu reva hidup bahagia bersama ibu dan ayahnya tetapi setelah lulus kuliah dan selesai wisuda reva kembali ke kampungnya pada saat sampai di depan rumah reva menerima kenyataan pahit bawah kedua orang tua nya meninggal dunia setelah pemakaman kedua orang tuanya seminggu berlalu dia memutuskan akan membangun usaha butik di kota setelah bertahun" dia berhasil membuka cabang butik di setiap kota dan berhasil membuka 10 cabang dan di butik jakartalah reva bertemu dengan rendi dan rendi mengetahui reva bekerja di butik itu, sebenarnya reva menutupi bahwa iya ada pemilik butik tersebut iya akan memberi tahu rendi setelah merek menikah nanti dia tidak mau rendi mencintainya di karenakan iya kaya. Apakah rumah tangga reva dan rendi akan hidup bahagia dan baik-baik saja? Ikuti terus ceritanya
102.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 72 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Aku, putri tunggal sang raja judi, lahir dan tumbuh di tengah darah serta intrik. Ayah demi melindungiku, membesarkan sembilan pria untuk menjadi perisai hidupku. Begitu dewasa, aku harus memilih satu di antara mereka sebagai tunanganku. Namun, tanpa ragu aku mencoret nama Dikta Maulana, meski dialah yang selama ini ada di hatiku. Karena aku masih ingat jelas… di kehidupan sebelumnya, tepat di hari pertunanganku, aku diculik musuh keluarga. Paku beracun ditancapkan menembus telapak tanganku. Dengan tubuh gemetar, aku menelepon Dikta, berharap dia menyelamatkanku. Tapi yang kudengar hanya suara dinginnya, suara yang menghancurkan seluruh harapanku. “Larisa, jangan pakai lelucon membosankan ini. Lokasimu jelas-jelas masih di kamar hotel!” “Demi mendapatkanku, kamu bahkan rela membuat drama murahan. Menjijikkan!” Lalu… tawa manja seorang wanita terdengar di ujung telepon. Air mataku jatuh, mataku terpejam penuh putus asa. Saat sangkar besi ditenggelamkan ke dasar laut, air asin yang dingin menyesakkan hidung dan mulutku. Di sanalah hidupku benar-benar berakhir. Namun ketika membuka mata kembali… aku berada di hari saat ayah memintaku memilih tunangan. Kali ini tanpa ragu, nama pertama yang kucoret adalah Dikta! Tapi di pesta pertunanganku dengan Tomi Kurniawan… Kenapa dia justru menangis, memohon agar aku menikah dengannya?
5.4K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 156 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Penyesalan Mertua Jahat

Penyesalan Mertua Jahat

Tinggal satu atap dengan mertua bukanlah hal yang mudah, terlebih jika mertua tersebut tidak menyukai kehadiran Naya sebagai menantu. "Kamu bersenang-senang seharian di kamar dan membiarkan Ibu dan adik aku kerja, maksud kamu apa?" tegas Reza membuat Naya kembali kaget. Pasalnya dirinyalah yang mengejarkan semua pekerjaan rumah seharian ini. Tiba-tiba saja air matanya menetes tanpa di minta, pasalnya sejak awal pernikahan masalah mereka setiap hari selalu seperti ini. Naya tahu jika mertua dan adik iparnya sangat tidak menyukai dirinya, hanya Ayah mertuanya lah yang selalu mendukungnya dan sekarang beliau sudah tidak ada. Alhasil setiap hari dirinya diperlakukan seperti babu. "Kakak percaya?" tanya Naya lirih, sebenarnya ia sudah capek dengan drama ini setiap hari. Reza yang melihat Naya menangis langsung mengalihkan pandangannya, ia tidak kuat melihat setiap kali Naya menangis. "Jangan selalu bersembunyi di balik air matamu Naya, asal kamu tahu aku masih selalu berusaha membela dan mempertahankan kamu, tapi jika suatu saat aku khilaf dan kelepasan bisa saja kita akan pisah," tegas Reza membuat ulu hati Naya benar-benar terasa nyeri. Ini adalah ucapan yang kerap ia terima setiap harinya dari suaminya sendiri. Akankah Naya bertahan dengan rumah tangga yang selalu di adu domba oleh mertuanya tersebut?
104.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 159 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

Pada hari terjadi kebakaran di vila, suamiku mengunci pintu kamar demi menyelamatkan anjing poodle cinta pertamanya. Dari balik pintu, aku memegangi perutku yang hamil sambil memohon padanya untuk membuka pintu. Asap yang tebal membuatku kesulitan bernapas. Jerry mencibir dari balik pintu, "Anjing Andini juga punya nyawa! Kamu kan kuat. Meski hirup asap juga nggak akan mati! Jangan coba-coba pakai anak sebagai cara licik untuk rebut perhatian!" Kemudian, dia berbalik dan pergi bersama anjing itu. Dia juga sangat perhatian dan menutupi hidung anjing itu dengan handuk basah. Selama tiga tahun pernikahan, aku selalu merahasiakan identitasku dari Jerry. Aku berbohong bahwa bisnisku adalah mengurus jenazah, dan keluargaku sangat miskin. Sebab, aku takut membuatnya ketakutan setengah mati. Ayahku adalah kremator terkenal, ibuku adalah penata rias jenazah narapidana hukuman mati, sedangkan kakak laki-lakiku bahkan lebih ekstrem lagi. Hobi terbesarnya adalah mengumpulkan tulang manusia. Mereka memiliki koneksi di dunia legal dan ilegal. Saat api menjilat ujung rokku, aku mengirim pesan suara kepada keluargaku. "Ayah, Jerry bilang, dia mau rasakan apa arti sebenarnya dari 'nggak bisa mati'." Setelah pesan itu terkirim, nasib Jerry dan cinta pertamanya telah ditakdirkan untuk lebih hancur dari abu di krematorium.
4.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 136 مرة ضمن lampu redup kamar
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
4445464748
...
50
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status