Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Sebuah dunia yang penuh dengan pertarungan dan perjuangan. Ya, itulah kisahnya. Kisah Jai. Seorang anak manusia yang terpilih sebagai pengguna elemen petir terakhir di dunianya yang baru. Semuanya itu berawal dari sini... ** Manhattan, New York. 21 Februari 2016.
93.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Masih mending dianggap orang pelit daripada kehilangan uang. Orang-orang mengungkapkan ketidakadilan yang pernah mereka alami. Aku merasa kasihan pada diriku sendiri di masa lalu yang tidak punya rasa hati-hati sama sekali. Sampai akhirnya jatuh ke dalam perangkap Jennie. Tapi sekarang berbeda. Setelah mendapat dukungan dari orang-orang di internet, Maura langsung bereaksi dan membuat video live untuk menangis-nangis. Kolom komentar berisi berbagai macam saran dari orang-orang.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
The Last Hug

The Last Hug

00 atau pukul 3 sore yang berarti sudah waktunya untuk para pekerja menghentikan aktivitasnya dan pulang untuk beristirahat dari segala pekerjaan yang telah dilakukannya hari ini. Sambil membereskan beberapa file yang berada di mejanya, TV melirik sedikit-sedikit pada layar ponsel yang berada di sebelah kiri tangan Nuri. Sebuah kabar Yang dinanti oleh Nuri meskipun pada kenyataannya mungkin pesan itu tidak akan masuk kedalam aplikasi yang berada dalam ponsel Nuri. Sampai file yang dibereskannya pun rapi, tidak ada tanda-tanda bahwa pesan tersebut akan diterima oleh Nuri.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Memilih berjalan santai menikmati setiap cubitannya. Aku tidak pernah ingin momen sial ini berakhir. Tetapi jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Kali ini aku mulai menggerutu pada siapapun yang ambil peran. Tetapi segera Farhan menenangkan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

"Melihat mereka berdua, apa tidak cukup untuk menyimpulkan kalau di depan sana sedang terjadi sesuatu." Delia langsung melirik suaminya. "Apa yang terjadi di sana?" Deryn melepaskannya dan berdiri. "Pria yang terakhir masuk terlihat aneh, jadi aku memaksamu ke sini." Pria dengan stelan hitam mendekat dan meraih kerah baju suaminya. "Kau tidak punya hati, Pak!" Delia mencoba melepaskan genggaman penuh amarah tersebut. "Apa yang kau lakukan? Cepat lepaskan!"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Hingga akhirnya, saat dunia mulai hancur, Adrian menuliskan satu kalimat terakhir: "Akhir bukan kehancuran. Akhir adalah kesempatan terakhir untuk memberi makna." Dan versi terakhirnya lenyap dalam cahaya. LOKASI: DI ANTARA DUA DUNIA – SUNYI TOTAL STATUS: POST-FINALISASI NASKAH OMEGA Adrian, Ayla, dan Elena duduk di atas tanah putih tak berbentuk, dikelilingi oleh halaman kosong. Dunia telah selesai. Tapi masih ada satu halaman tersisa. "Siapa yang akan menulisnya?" tanya Ayla.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Bad Blood

Bad Blood

Vampir membutuhkan manusia untuk dicintai dan merasakan cinta. ... Kota Last Town adalah kota yang terletak di bagian selatan Amerika. Tak banyak yang mengenal kota itu karena sudah lama ditinggalkan oleh penghuninya. Penamaan kota itu lantaran kota itu dijuluki kota terakhir yang dapat dijadikan hunian yang layak. Ditumbuhi dengan hutan yang lebat serta sungai yang mengalir layaknya air laut, kota itu lebih banyak dihuni oleh hewan-hewan. Namun satu hal yang tak pernah diketahui oleh orang banyak, kota itu memiliki legenda yang menyimpan cerita mengenai vampir. Tak banyak yang tahu bahwa setelah kepergian mereka, makhluk mitologi eropa itu keluar dari tempat persembunyiannya dan meniru hidu
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai last human
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Kikiw
kelar baca sampe ending. saran sedikit buat bab flashback, lebih baik diringkas jadi inti cerita biar pembaca gak bingung menafsirkan atau mengira salah baca. terus buat awal setia bab, mohon jangan banyak kilas balik dari bab sebelumnya, itu pengaruh koin juga kakak author. terimakasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Sadar kalau mungkin ini pertemuan kami yang terakhir aku meminta Mas Azzam untuk mengunjungi Hana. "Yakin kamu mau ketemu dia?" Mas Azzam bertanya lagi saat kami sedang berjalan menuju ruang rawat Hana. "Iya Mas. Untuk terakhir kali. Setelah itu terserah dia mau gimana. Lagian apa yang perlu aku harapkan. Jamal udah pergi." "Lah iya. Lagian salah siapa itu?" sinis Mas Azzam. "Iya Nada tahu. Ini salah Nada."
9.9124.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir Dengan Suamiku

Malam Terakhir Dengan Suamiku

"Halo? Maaf mengganggu." Alya menoleh dan mendapati seorang pria dengan rambut kelimis sedang tersenyum ramah kepadanya. Meski pria itu berusaha membuat wajahnya segar, tapi Alya bisa mengetahui kalau pria itu cukup berantakan. Wajahnya kusam, dan lingkaran hitam memenuhi matanya. Seperti seseorang yang tidak tidur beberapa hari. Giginya kuning dengan bopeng memenuhi pipinya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Waktumu nggak banyak lagi. Gunakanlah sisa waktu ini untuk berpamitan dengan baik ke keluargamu." Suara dokter spesialis itu terdengar lembut, terselip rasa iba di dalamnya, tetapi bagiku, kata-kata itu seperti batu raksasa yang menghantam dadaku. Meski aku sudah lama menduga hasilnya, tetap saja, saat vonis mati itu dijatuhkan, mataku tak kuasa menahan panas yang menggenang.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai last human
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status