Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lusia

Lusia

“Lusia yang malang.... “ sesal Lusia untuk dirinya sendiri. *** Lusia bukan wanita pemberontak pertama di rumah Aaron. Tapi Lusia adalah wanita pertama yang berani mempermainkan Aaron. Dan juga wanita pertama yang di biarkan tetap bernafas setelah berkali – kali membuat amarah Aaron membludak. Mason bahkan tak mengerti apa yang spesial dari seorang Lusia. Mason bahkan tak pernah mengerti, Tuan – nya sendiri. Aaron Xander.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
Laurene

Laurene

Ia pun bangun dari tempat tidurnya, dan minum susu panas yang dibuatkan mama untuknya, lalu menyalakan laptopnya dan memutar lagu dari penyanyi kesayangannya, Taylor Swift. Laurene mencoba merapikan meja belajarnya, satu demi satu buku-buku yang berserakan di atas meja belajarnya itu dirapikannya. Laurene memandang boneka teddy bear warna pink di lantai di samping lemari bukunya itu, di sana masih tergeletak beberapa balon yang berwarna warni di samping boneka teddy bear yang besar itu. Ia melihat kembali kartu ucapan berwarna putih bertabur bunga-bunga putih di bagian depan kartu itu, yang tergeletak di atas meja belajarnya, yang dikirimkan Shawn untuknya semalam. Rasanya masih tak bisa
9.94.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
ALVAREZ

ALVAREZ

Semua menoleh ketika yang dibicarakan datang. Lauren masuk ke area basecamp dengan wajah bingung karena seluruh perhatian menyatu padanya. Ia seolah telah mencemplungkan diri ke kandang serigala lapar, di mana semua serigala itu mau melahapnya. "Lo!" tembak Selena langsung maju menunjuk Lauren. "Ngapain aja lo sama Muel tadi?!" "Mu-Muel?" Lauren di antara syok dan gelagapan. "Apa sih, Kak? Gak ngerti. Baru juga gue nyampe," ujarnya melepas jaket.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
LARA

LARA

Ia berjalan untuk memesan makan dan minuman di tempat pemesanan. "Semoga Patrick enggak mesenin gue makan atau minum," batin Sarah sambil memandang sekeliling. Sarah melihat sekeliling. Dalam hidupnya. Baru pertama kali ini ia masuk ke dalam cafe. Ia menatap orang - orang dengan pakaian yang kekinian dan terlihat mewah. Saat itu Sarah hanya memakai kaos warna putih dan celana panjang warna biru lengkap dengan tas gendong hitam di punggungnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
SHANIA

SHANIA

"Semua tentang dirimu. Sekarang aku ingin tahu semua tentang dirimu." "Oh," Shania sedikit terkejut. Namun suaranya cukup tenang saat ia kemudian memulai ceritanya. "Aku tetap akan memulainya dari perkenalanku dengan Nyonya Brenda, Alan. Tahukah kamu, bahwa kakakmu yang altruis itu sudah menjadi donatur terbesar sebuah panti asuhan, bernama panti asuhan Permata Kasih, selama empat tahun menjelang kepergiannya?" Alan mengerutkan kening. "Panti asuhan Permata Kasih?"
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
Karrie Karina

Karrie Karina

"Karrie sama Nana mana?" Fanny menoleh sebentar lalu melanjutkan makannya. "Gereja." Karina manggut-manggut, dia baru ingat bahwa hari ini hari minggu. Karina dan Karrie memang berbeda keyakinan, namun tak menghalang persahabatan. Selesai sarapan Karina langsung menuju ruang keluarga, disitu terdapat telivisi dan PS milik Karina. Bermain sendiri sembari menunggu Karrie selesai dengan ibadahnya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
PEWARIS PENGGANTI

PEWARIS PENGGANTI

sapaan pagi yang tidak biasa dari wanita bersuara lembut itu. Dengan canggung, Rehan tersenyum tipis. “Terima kasih, Nona Lauren..” Wanita bernama Lauren Warren yang merupakan CEO Warren Inc. sekaligus anak pendiri perusahaan tersebut, menunjukkan kehadiran yang tidak bisa diabaikan siapapun. Persis statusnya sebagai konglomerat terkaya di Alfonso, negara bagian Bexley State tempat Rehan berada saat ini.
1057.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lauren southern
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
D'sparage Je
keren alur ceritanya, Thor. cuman saran aja, perjalanan calon penakluk seribu negeri siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan wahana yang menarik, cocok dibaca kalo lagi suntuk menulis
Astna Aikaz
Terima kasih sudah membaca novel ini >//< Untuk ke depannya, akan saya usahakan update secara rutin, setiap hari antara jam 4-6 sore. Semoga suka terus dengan novel ini >3< Ditunggu kritik dan sarannya yang membangun juga ya ^_^ Salam hangat dari author ^_~
Baca Semua Ulasan
Selena

Selena

Selena dengan Antanas pun sempat beradu tatap, sebelum akhirnya bocah itu pergi setelah memecahkan kendi berisi air. “Oh, Nona, siapa kau? Aku sepertinya tidak pernah melihatmu di sekitar sini?” Wanita gempal itu seakan memindai penampilan Selena. Ha! Meski jarang dandan, Selena bukan wanita kuno yang tidak paham mode. “Aku Laluna dari ibu kota. Kebetulan sedang berkeliling di Zenas. Ngomong-ngomong, pelayanmu tadi tampan. Apa kau berniat menjualnya?” tawar Selena.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
Penjara Cinta Liam Colbert

Penjara Cinta Liam Colbert

Saat berada di pintu rumah, seorang pelayan menyapanya dengan senyuman ramah. “Selamat pagi, Nona. Saya adalah Suzanne, pelayan di rumah ini. Apakah ada yang bisa kubantu?” sapa Suzanne dengan ramah. “Aku ingin bertemu dengan Liam Colbert.” Ucap Lauren dengan dagu yang diangkat tinggi. “Siapa nama anda, Nona?” “Lauren. Lauren Lewis. Liam mengenalku. Jadi sebaiknya kau antarkan aku padanya.” Lauren mengucapkannya dengan nada yang sangat sombong.
9.928.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai lauren southern
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status