Ada sesuatu yang sangat epik tentang julukan 'Pangeran Hitam' untuk Edward dari Woodstock. Nama ini sudah melekat dalam sejarah seperti warna armor legendarisnya yang gelap. Konon, julukan tersebut muncul karena warna baju besinya yang hitam mengkilap atau mungkin juga karena reputasinya yang menakutkan di medan perang. Edward, putra sulung Raja Edward III, adalah tokoh sentral dalam Perang Seratus Tahun, dan keberaniannya di Pertempuran Crécy serta Poitiers membuatnya dihormati sekaligus ditakuti.
Tapi menariknya, julukan 'Pangeran Hitam' ini ternyata tidak digunakan semasa hidupnya! Sejarawan percaya bahwa nama itu mulai populer belakangan, mungkin karena warna armornya atau karena sifatnya yang kadang kejam—seperti ketika dia memerintahkan pembantaian penduduk Limoges. Aku selalu terpikir bagaimana julukan bisa menjadi lebih besar dari orangnya sendiri, dan Edward adalah contoh sempurna: seorang ksatria berbakat yang dikenang melalui legenda warna hitamnya.