Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

pinta Yin. Pria paruh baya itu melakukan seperti yang dikatakan Yin. Dia membuka salah satu dari dua daun pintu gerbang yang ada di sana. Tidak seperti kepunyaan orang kaya lainnya. Pintu gerbang milik Keluarga Ma itu tidak meninggalkan suara apa-apa di telinga Yin. “Masuklah! Aku akan mengantarmu ke dalam,” ucap M2.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai lebar pintu 2 daun
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Oei Monica
Halo guys! Mau kasih pengumuman, mgkn ada yg bingung lihat judul bab dobel. Ada yg pakai angka dan tidak. Sbnarnya aku sedang revisi bbrapa bab. Untuk bab yang ada nomornya, itu sudah lolos revisi ya... sedangkan bab tanpa nomor, sudah aku revisi... tapi blom lolos. Mungkin besok senin atau selasa..
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Baca Semua Ulasan
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

Dindingnya lebih tebal, dan hanya ada dua kamar dengan pintu yang sama besarnya, sangat luas dan terbuat dari logam paduan yang tampak tak tergoyahkan. Tidak seperti pintu-pintu di lantai bawahnya, kedua pintu ini tidak memiliki gagang apapun, hanya permukaan logam yang halus dan mengkilap. Adnan mendekati pintu yang berada di sebelah kiri dan mencoba mendorongnya, tapi tak sedikit pun bergerak. Ia meraba-raba permukaan pintu sambil berkata dengan suara pelan. "Kenapa aku tidak bisa membukanya, sistem?"
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai lebar pintu 2 daun
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

Jegrek! “Aahhh!” “……” Dan merasa kesal karena ia terlambat selangkah. “Tadi itu ibu kan?” tanya Dan menoleh ke bawah kakinya. Tebi mengangguk kaku. “Apa kode pintunya?” “2211.” “Hah?” “Kode pintu terdekat, 2211.” “Itu kan, haish… Bukan pintu yang itu… tapi pintu yang di balik rak ini nih!” Dan memindahkan Tebi ke hadapan rak buku.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai lebar pintu 2 daun
Baca
+Pustaka
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

Lalu, di mana letak senangnya? Beralih pada lebaran beberapa waktu lalu, hinaan Lina masih begitu membekas, bahkan membuatnya trauma yang mendalam. “Maaf, Mas! Kamar di rumah ini hanya ada dua dan sudah ditempati aku sama Ibu. Mending kalian tinggal bareng Mas Dimas saja!” tolak Vita halus. Setelah semua yang mereka lakukan, hari ini berharap memberi tumpangan. Bukan bermaksud tega, tapi Vita tak mau jika kedatangan mereka akan mengganggu kehidupannya yang mulai tenang.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai lebar pintu 2 daun
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Primadona Desa

Dokter Ajaib Primadona Desa

' batin Tirta. Tanpa sadar, Tirta dan Wadley sudah sampai di depan pintu rahasia. Pintu itu terbuat dari logam berwarna kuning dan memancarkan sedikit cahaya perak. Kesadaran spiritual Tirta tidak bisa menembus pintu setebal satu meter lebih itu. Terdapat dua lubang kunci seukuran ibu jari di pintu. Pola lubang kuncinya sangat rumit.
9.43.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93.9K kali sebagai lebar pintu 2 daun
Tampilkan Ulasan (273)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Tanyaku setelah Leo masih saja terdiam di tempatnya. "Kalo udah nggak ada, gue tutup. Capek mau tidur." "Eh eh... Bang." Leo meletakkan salah satu kakinya di pintu yang akan aku tutup. "Udah malem, Bang!" "Terus?" Responku dari balik pintu "Mau nginep." Mohonnya sambil meringis Aku mendorong kakinya keluar dari celah pintu. "Nggak ada, nggak ada. Udah sono balik. Tiati," Ucapku sebelum menutup pintu.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai lebar pintu 2 daun
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Sampai di depan pintu, Ameera melongok ke dalam ruangan. “Sepi.” Ameera tampak memikirkan sesuatu. Matanya tertuju pada sebuah lemari yang terletak di ujung ruangan sejajar dengan pintu. “Masak iya, sih, gue mau main ambil sendiri! Entar yang ada gue malah dituduh nyuri lagi.” “Assalamu’alaikum.” Suara seseorang mengejutkan Ameera dari arah belakangnya hingga membuatnya kentara menjingkat sambil menahan degup jantungnya.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai lebar pintu 2 daun
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

Kaluna menahan napasnya saat mendengar teriakkan Emma di balik pintu dan beberapa kali Kaluna mendengar suara gebrakan pintu yang terasa menyayat hatinya karena dia tahu kalau saat itu yang sedang beradu dengan pintu adalah tubuh Emma. "Ibu," teriak Kaluna keras sambil menggedor pintu rumahnya dan beberapa kali mencoba membuka pintu dengan menggerakkan gagang pintu ke atas dan ke bawah berkali-kali namun nihil, pintu rumahnya itu sudah terkunci dan berbeda dengan pintu yang ada di dalam rumah, di mana terbuat dari kayu tipis semacam tripleks. Pintu luar rumah Kaluna terbuat dari kayu jati yang sangat keras. Brak ... brak ... brak ....
10130.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai lebar pintu 2 daun
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Mantan Pasukan Elite

Kembalinya Sang Mantan Pasukan Elite

Keduanya sama-sama berbahaya. *** Di sisi kota yang lain, Alex menyapu lantai dapur dengan gerakan pelan. Zea duduk di meja, menggambar rumah dengan dua pintu. Satu pintu berwarna cerah, satu lagi abu-abu. "Yang ini rumah ibu," kata Zea, menunjuk pintu abu-abu. "Yang ini rumah Paman Alex." Alex berhenti menyapu. "Kenapa dua?"
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai lebar pintu 2 daun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status