Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEAK

LEAK

balas Pak Lana. “Lek, Ni ada di mana?” tanya Bang Deni tak sabaran. “Ada di tirai tertutup itu. Barusan disuntik anti nyeri. Dari rumah kesakitan pada perut sampai menjerit lalu pingsan,” jelas Lek Dirman pelan tapi di telinga Bang Deni bagai sambaran petir. “Permisi, saya ke sana dulu,” ucap pria berpeci putih tersebut lalu segera menuju tempat yang ditunjuk oleh Lek Dirman.
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Jay memperhatikan Leroy dengan cermat, memastikan tuannya mendapatkan kenyamanan yang dibutuhkannya. “Tuan, saya juga udah siapin air lemon anget untuk membantu mengurangi rasa pusing,” kata Jay sambil menyerahkan segelas air lemon. Leroy mengambil gelas itu dan menyesapnya perlahan. “Makasih,” katanya dengan suara serak. Jay hanya tersenyum, merasa puas bisa membantu. Sementara itu, Bastian muncul di pintu, tampak segar setelah mandi.
9.533.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai leher berdenyut
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Zoya Dmitrovka
Welcome, Zoyaliciouz! Welcome to my 4th book on GoodNovel Indonesia! Seperti biasa, world building buku ini buatan sendiri. Karena memang basic-nya Zoya penulis fantasy. Ada dua buku pertama Zoya menggunakan dunia nyata. Klik saja profile Zoya! Btw, thank you for reading :⁠^⁠)
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Baca Semua Ulasan
Istri Antagonis sang Presdir!

Istri Antagonis sang Presdir!

Dia terus mendaratkan kecupan panas bertubi-tubi pada leher jenjang Denita. "Dom, tolong jangan memaksaku!" ujar Denita. * * *
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 809 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Seperti menyimpan rahasia besar yang bahkan dirinya belum mampu terima sepenuhnya. Rani dan Nanda berdiri tak jauh di belakang. Rani menggenggam tangan Nanda erat-erat, dan meski ia mencoba tersenyum, jemarinya gemetar. “Batu itu...” bisik Nanda, “aku pernah dengar. Dulu disebut Cermin Leluhur. Konon, siapa pun yang menatapnya akan melihat... asal sejatinya.”
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Beberapa saat Ayus terdiam. Namun beberapa bekas kemerah-merahan yang ada di leher Riri membuatnya terpaku. Gejolak amarah yang sudah ia timbun dan sembunyikan kini meluap-luap. Tatapan jijikpun ia layangkan pada tubuh Riri yng dipenuhi tanda kepemilikan. "Kau sudah menunjukkan wujud aslimu wanita jalang?" tanya Ayus dengan sarkas.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
Secret Romance

Secret Romance

Deni menjawab seraya mendengkus. “Saya akan menemanimu, Den,” celetuk Levin setelah menandaskan sisa air putih di dalam gelasnya. “Nah! Ada Kak Levin yang menemanimu, sekarang aku baru benar-benar merasa aman melepasmu.” Barry terkekeh saat menatap Deni yang kembali mendengkus. “Kamu kira aku anak perawan yang diajak keluar rumah oleh calon suaminya.” Deni melempar tissue yang tadi digunakan untuk menyeka mulutnya ke arah Barry.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Gracya mengatur napasnya, berusaha menenangkan diri. “Lonceng itu adalah suara dosa,” tulis Bu Susan di halaman berikutnya. “Bukan hanya milikku, tetapi juga milik kita semua yang ada di sini. Setiap dentang adalah peringatan dari mereka yang kita abaikan, mereka yang menjadi korban dari kesalahan kita.”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Dealer tersebut langsung menatap Vanya dengan tajam dan mengisyaratkan dengan mata agar Vanya fokus pada pekerjaannya dan menjaga ketenangan. Vanya mengangguk patuh, segera menarik diri dari gosip. Ia kembali pada tugasnya, menuangkan anggur Cabernet Sauvignon kembali ke gelas kristal milik Jevan yang sudah hampir kosong. Selanjutnya, Vanya menyiapkan vodka kesukaan Damar yang langsung diminum oleh Damar dalam satu tegukan.
728 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
Kembali bersama Putri yang Kau Buang

Kembali bersama Putri yang Kau Buang

Bibir mungil Leary bergerak samar, Leary tidak haus, namun bibirnya sangat kering dan dia ingin minum. Melihat respon bibir Leary dan tatapannya, dokter Stella langsung memberinya minum dari sebuah sedotan. Respon Leary cukup baik, gadis kecil itu menerima sedotan yang dimasukan dokter Stella ke sudut bibirnya, namun respon baik itu berlangsung beberapa detik sebelum akhirnya Leary merasakan sakit dan perih di dadanya ketika menelan minuman. “Uhuk”
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Elang menyipitkan matanya saat melihat leher Maya yang melepuh. "Ohh,. Ini.." Maya langsung menutupi lehernya dengan telapak tangannya. "Tangan lo juga. Kok diperban gitu?" Maya tidak sadar menutupi lukanya dengan tangan yang terluka. Sontak tangannya turun kembali dan menutupi luka dilehernya dengan rambutnya sebisa mungkin. "Ini ulah si Doni tukang jualan Durex di Alfaapril itu?" Elang menatap Maya dalam.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai leher berdenyut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status