Malam Pertama Sang Istri Kontrak
“Daftar kebutuhan untuk warung kita nanti. Kalau benar-benar mau mulai, kita harus tahu apa saja yang dibutuhkan.”
Ia menuliskan satu per satu: meja kayu tambahan, kursi bambu, peralatan dapur kecil, bahan makanan sederhana seperti gula, teh, kopi, roti, dan bahan kue. Tulisan tangannya tidak rapi, tapi setiap huruf terasa hidup, penuh harapan.
Arga mencondongkan tubuh, membacanya dengan saksama. “Kursi bambu? Aku bisa membuatnya sendiri. Kau tidak perlu membeli. Aku punya sedikit kemampuan mengolah kayu.”
Bab Populer