Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Setelah kertas itu masuk sepenuhnya ke dalam kamar, suara langkah kaki kembali terdengar menjauh dengan cepat, mengarah ke lorong belakang menuju area garasi. Baskara mendekati pintu, memungut kertas tersebut dengan hati-hati. Di sana tertulis satu kalimat pendek dengan tinta hitam yang nampak seperti ditulis dengan terburu-buru, seolah sang penulis dikejar waktu: "Besok pagi, jangan pergi bersama Sekar. Menur sudah menyiapkan perangkap di jalan menuju pasar." Baskara mengerutkan kening, mencoba membedah bentuk huruf demi huruf. Tulisan tangan ini tidak ia kenali.
1046.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

“Aku memang lupa.” Mereka duduk di bangku kayu dekat jendela besar, menghadap keluar ke jalan kecil. Hujan tipis turun, membasahi kaca, menimbulkan bayangan kabur dari pohon-pohon di seberang. Lucas membuka roti, menyerahkannya. “Kau masih menulis?” “Tidak setiap hari. Tapi kadang aku mencatat hal-hal kecil.”
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
The Cursed Journey Of Zhura

The Cursed Journey Of Zhura

Tulisan yang dibuat menggunakan cuka apel tidak akan bisa dilihat kecuali diletakkan di depan cahaya. Benak Zhura menumpul di malam hari karena seharian beraktivitas, jadi ia tidak bisa memikirkan sesuatu seperti alasan kenapa La tidak ingin tulisannya dilihat. Meskipun ia mengangguk-angguk, diam-diam Zhura memendam sedikit rasa keingintahuan. Ia berdehem, membuka kembali pembicaraan. "Kenapa kau malah menulis di sini? Ini sudah sangat malam, anak kecil itu harus tidur sebelum larut."
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Ia pun mengeluarkan buku pelajarannya dan memulai kegiatan belajar. "Abi, keliatan gak tulisannya?" tanya seorang teman yang duduk di depan Abi. Abi memang menggunakan kacamata. Temannya khawatir tulisan ustadz di depan tidak terlihat jelas. "M-m, kurang." Abi sedikit mendongakkan wajahnya. Ia mengerutkan dahi untuk mencoba memperjelas tulisan ustadz di papan tulis.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

"Tunggu." Ia mengusap debu yang menempel pada relief itu. "Lihat bagian bawahnya." Alexander ikut memperhatikan. Ada guratan kecil yang hampir tak terlihat. Bukan retakan. Melainkan tulisan. Daniel menyinari menggunakan senter. Tulisan itu perlahan terbaca. > **Yang mencari kebenaran dengan kebencian... akan pulang dengan kehampaan.**
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
DOSA TERINDAH

DOSA TERINDAH

katanya. “Hei! Apa kabar kamu yang suka berbisik di dekat telingaku nggak tau tempat. Sekarang tau kan gimana rasanya?” Napasnya tehembus pendek-pendek. “Rasanya pengen segera sampai di rumah.” ***
9.8211.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
Pernikahan Paksa Sang Mafia

Pernikahan Paksa Sang Mafia

“Sesuatu yang sudah kutulis dari beberapa hari yang lalu. Untuk pengingat diriku sendiri, tapi sekarang, kurasa … kau boleh membacanya.” Alea menerima kertas itu dengan kedua tangan lalu membuka lembaran itu dengan perlahan, matanya menyapu baris demi baris tulisan tangan Damian yang tegas namun sedikit miring ke kanan—tanda seseorang yang terbiasa menyimpan banyak hal dalam diamnya.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

Tidak ada yang perlu dibeli. Di rumah, ia mengganti baju dan duduk di lantai, menyandarkan punggung ke sofa. Ponsel diletakkan agak jauh. Ia membiarkannya begitu. Ia membuka catatan kecil—bukan jurnal, hanya kertas bekas. Ia menulis satu baris: Besok tetap biasa. Ia menatap tulisan itu, lalu melipat kertasnya dan menyelipkannya ke saku tas. Tidak ada maksud simbolik. Ia hanya tidak ingin kertas itu tercecer.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
ASHOLE

ASHOLE

Naya terus mengeles. "Ngaku aja, deh, Ya! Orang Mbak liat, kok, tadi tulisannya. Cuma kurang jelas aja tadi."
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai les baca tulis terdekat
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Pilihan

(Bukan) Istri Pilihan

Next . Selamat membaca 🥰
10169.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai les baca tulis terdekat
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Fi Ra Si
Buku mbak lis semua sy baca, karakter tiap tokohnya dibuat kuat dgn alasan dan latar belakang yg sesuai dgn logika dan real kehidupan. Mbak, buku yg ttg perselingkuhan di aplikasi satunya pindahin kesini dunk
sari
Aku suka banget semua novel karya mbak lis.. baru kali ini aku suka dgn novel 1 pengarang cerita.. Awalnya 1 novel menarik, kedua menarik, selanjutnya nyambung lg.. Aku suka cerita novel mbak lis banyak menceritakan perempuan2 tanggung.. Terus berkarya mbak lis..ditunggu cerita2 menariknya..🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status