Kala Hidup Mengalir dengan Damai
Calista tersenyum sinis dan berujar, “Kita sudah cerai. Kamu mau bawa aku pulang ke mana? Dulu, aku menyukaimu dengan tulus, tapi kamu malah menginjak-injak perasaanku selama tiga tahun, melukaiku, juga menghinaku.”
“Sekarang, aku sudah susah payah terlepas dari pernikahan yang mengerikan itu dan menjalin hubungan baru. Tapi, kamu malah mau datang menggangguku lagi. Kayden, atas dasar apa kamu merasa aku masih bisa memaafkanmu dan pulang bersamamu? Aku nggak butuh kompensasi darimu. Aku sudah punya pasangan dan kehidupan baru. Kamu cuma perlu jauhi aku.”
Wajah Kayden langsung memucat. Pasangan dan kehidupan baru?