Semoga Dia Sebebas Angin
Selama dia bicara, aku akan melakukan apa pun yang dia minta, sibuk di dapur untuknya.
Tetapi sekarang, kurasa kebahagiaan yang kurasakan dalam kehidupan biasa ini hanyalah ilusi.
Aku berkata dengan santai, “Aku lelah, tidak ingin memasak.”
Dia sedikit terkejut, tanpa sadar mengernyitkan alisnya.
Detik berikutnya, dia mengalah dan menarikku ke dalam pelukannya.
“Kalau begitu, aku akan memakanmu dulu.”