Raja Persilatan: Pendekar Tapak Dewa
Cahaya redup dari sumber yang tak terlihat menerangi sosoknya, menonjolkan setiap detail wajahnya yang penuh dendam.
"Lie Feng," kata Zhao Li, suaranya dingin dan tajam seperti pecahan es. "Kau akhirnya datang juga." Nada suaranya sarat dengan kepuasan yang sadis.
Lie Feng tersenyum lemah, sebuah senyuman yang dipaksakan dan penuh dengan kepedihan. "Aku tahu kau menunggu, Zhao Li. Aku tahu ini akan terjadi." Suaranya hampir tak terdengar, namun tetap menunjukkan kekuatan batin yang tak mudah dipatahkan.