Suami Dadakanku Bukan Pria Sembarangan
Dia tahu, dari setiap tetes hujan, dari setiap benang yang dia rajut, ada kehidupan baru yang sedang dia tenun perlahan, tapi pasti.
"Semoga kamu bahagia dengan keluarga kecilmu, Mbak. Aku berharap, kebahagiaan itu juga menyertai hidupku meskipun nanti aku tak punya keluarga kecil sepertimu. Aku ikhlas menjalani semuanya jika ini memang bagian dari pembalasanNya untukku. Tak mengapa. Aku akan menanggungnya, karena aku pun paham kalau setiap yang kita sebar akan kita tuai pula di kemudian hari. Yang penting, kamu selalu mendukung dan mendoakanku. Itu jauh lebih dari cukup untukku." Abel mengerjapkan kedua matanya, menatap fotonya dan kakaknya yang terpajang di kamar. Foto saat mereka berlibur
Capítulos Populares