Ranjang Kehidupan
ujar Pak Arman menenangkan, dia adalah tetangga Rania yang baik hati.
“Terima kasih banyak, Pak, untuk bantuannya!” kata Rania berterima kasih.
Pak Arman tersenyum ramah. Hilang sudah rasa kantuk dari mata, hilang sudah lapar yang meraja, semua karena ibu. Ibu adalah nyawa yang mampu menggerakkan hati setiap manusia, manusia yang akan selalu ada dalam hakikat walaupun sepertinya tiada.
“Kamu tidur saja, Asya, biar kakak yang menunggu ibu!” kata Rania kepada adiknya.
Bab Populer