Perfect Mommy
Sedari tadi dia memikirkan bagaimana menghadapinya, dan mati adalah jawaban dari semua pertanyaannya.
“Tidak ada manusia yang hidup tidak berarti,” ucap Bian. Dia membawa Cia ke dalam pelukannya. “Saat kamu merasakan hidupmu tidak berarti lagi, ingatlah jika sebenarnya hidupmu berarti untuk orang lain. Masih ada orang tua, kakak, adik, dan teman yang berharap kamu hidup bersama.” Tangan Bian membelai lembut rambut Cia.
Di dalam pelukan Bian, Cia hanya bisa menangis. Rasanya, dia tidak kuat menanggung semua ini. “Tapi, jika mereka semua tahu, mereka tidak akan mau hidup bersamaku.”