Gairah Liar Istriku
Dita tampak lelah, namun bibirnya melengkung samar—sebuah senyum yang mustahil dibaca, campuran antara kasih sayang yang posesif dan kegilaan yang tenang.
“Kau tahu, Nara,” bisiknya dengan kelembutan yang mengerikan, “di luar negeri nanti, kita akan mulai dari awal. Tidak ada Reno, tidak ada Rama, tidak ada masa lalu yang kotor. Hanya kita berdua.”