Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wildflower

Wildflower

Dasar temen-temen kampret semuanya! Lily mencepol rambut panjangnya ala-ala girlband Korea. Ia menyisakan sedikit anak-anak rambutnya yang liar ke belakang telinga. Entah mengapa dia merasa kalau hari ini gerah sekali. Kandungannya telah hampir memasuki bulan keenam dua minggu lagi. Perutnya sudah mulai tampak membukit lucu. Apalagi Lily selalu suka sekali memakai dress-dress pendek lucu model babydoll yang membuat penampilannya semakin imut. Kata Cia kecil-kecil udah bunting aja. Kalau tak ingat sedang hamil, pengen sekali Lily balik ngatain dia perawan tua kadaluarsa sejak zaman penjajahan Belanda.
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
OSIS LYFE (INDONESIA)

OSIS LYFE (INDONESIA)

Sudah kuduga memakai jaket tipis seperti ini memang ide yang buruk. Dengan tangan hangatnya, Hana menyentuh pipiku yang tentu saja dingin. "Gak usah sok kuat, mau cosplay Sub-zero?," ujar nya sambil melilitkan syal merahnya di leherku. "Kerasukan apa sampe punya inisiatif kek gitu?" Tanyaku dengan tawa kecil sambil memegangi syal yang dia berikan. "Latihan kalo punya cowok nanti" Jawabnya sambil menepuk pundakku dengan keras.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Sambil melihat tubuh Indi. Hal itu membuat Indi jatuh dari kursi karena kaget. Sambil ngesot menjauhi Igo yang mendekatinya, Indu bicara, "Kamu ingin memasak tubuhku untuk kamu hidangkan ke Aliya! Kejam." Ucapnya sambil menangis. Igo mengulurkan tangannya ke arah Indi yang duduk terpojok, "Kamu kebanyakan baca Creepy horror di grup f******k atau di buku, jadi berpikiran ngeri mulu!"
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Lily terlihat sangat menyedihkan. "Wanita dari Negara Alsteo lumayan cantik. Sosok dan kulitmu terawat dengan baik. Aku sangat puas dengan penampilanmu barusan. Jadi, aku nggak akan membunuhmu, tapi kamu harus memberitahuku di mana liontin giok itu?" "Aku nggak tahu." Lily menggelengkan kepalanya dengan tergesa-gesa. "Kalau begitu, kamu mau mati?" Leo menyeringai.
9.372.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
Papa Baru untuk Anakku

Papa Baru untuk Anakku

Lily yang baru saja tiba di sana mengulas senyum pada keduanya. “Mau masak apa, Nyonya?” tanya Mbok Jum ramah. “Sup iga saja, Mbok. Tolong keluarin bahannya dari kulkas ya,” pinta Lily. “Aku mau lihat Farel sebentar.” “Baik, Nyonya.” “Kalau aku enggak balik lagi tolong masakin ya, Mbok. Maklum ya. Farel sangat antusias karena besok hari pertamanya ke sekolah.”
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Hanya dengan menggunakan sidik jarinya ia bisa masuk ke dalam unit apartemen Lily. Begitu masuk ke dalam aroma campuran vanila dan lavender langsung masuk ke dalam indra pembaunya. Aroma yang sangat memabukkan untuk dirinya. Bagaikan candu yang selalu ingin ia hirup setiap saat. Sepertinya Lily memiliki aroma pengharum ruangan yang sama dengan parfum yang biasanya dipakai. Terlihat sekilas apartemen tersebut rapi dan teratur.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
BALADA SANG MANDARA

BALADA SANG MANDARA

"Apa yang kau lihat saat mencegahku pergi? Kau mengatakan aku akan di hadang musuh yang tidak ku kenali." "Itu..." Lily melipat bibirnya. "Aku memiliki kemampuan khusus." Kristo mengangkat alisnya. "Indigo, maksudmu?" "Ya. Sejenis itu..." Lily tampak gelisah. "Apa kau akan menganggapku aneh..?" Kristo tak menjawab. Ruangan itu menjadi sunyi sepi. Lily tersenyum maklum. "Banyak orang tidak percaya pada kemampuan seperti itu, dan biasanya dianggap sebuah penyakit jiwa..."
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Jangan tanya bagaimana Jamal dan keluarganya, mereka amat malu mendengar keadaan Lily kini. Setiap malam Lily melayani beberapa pria. Tak jarang ia melayani pria yang menginginkan berhubungan tanpa alat kontrasepsi. Lily turuti keinginan pelanggan demi uang, lagi pula Lily sudah memakai KB IUD. Begitu pikirnya. Akan tetapi, pikirannya itu yang akhirnya membawa petaka. Hingga suatu hari wanita itu terdiagnosa penyakit menular seksual yang sampai saat ini tak ada obatnya.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Mugo-mugo atine cepet lilo legowo, Gusti. Asih berjalan lunglai ke kebun sebelah rumah. Di sana ada beberapa sayuran yang sengaja di tanam Mak Ram. Ada bayam, ketela, kacang tanah, kacang panjang, kemangi, pisang, cabai merah, cabai keriting, dan beberapa aneka sayur lainnya. “Kang, Asih wes menuhi opo sing di karepke sampeyan, opo sampeyan krungu?”
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
Katakan Saja Ini Takdir

Katakan Saja Ini Takdir

Yogi memberi dalih sedemikian rupa untuk memuaskan Haikal. Yogi tahu betul alasan Vee, namun cukup bagi Yogi untuk mengungkap sebagian saja. Pintu menyibak menampikan sosok gadis kecil dengan boneka tata di dekapan, piyama corak polkadot berwarna merah membalut tubuhnya, Lily, mengagetkan semua orang yang ada dalam ruangan. “Surat terbuka. Daddy mengutusku untuk ikut bersama kak Leon.” Ucapan Lily begitu yakin, tak lupa ransel waran hitam berisikan ipad dan jam tangan canggih ia bawa dalam gendongan.
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai lily fever sub indo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status