Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Dan malam itu pun ia habiskan dengan melakukan percakapan antar wanita dengan Adelin. Matahari telah pergi, kegelapan mulai menyapa, dan cahaya-cahaya buatan manusia menyala satu demi satu, merambat menerangi vila besar yang penuh dengan bunga mawar. Lily menuruni tangga mengenakan gaun putihnya, kedua sisi rambutnya ia belitkan ke belakang seolah memeluk untaian panjang rambutnya yang lain. Ia bergegas keluar dengan lentera di tangannya, menuju sebuah tempat yang dijanjikan. Sebuah pondok kecil di tengah labirin bunga di belakang vila, tempat ia akan memberikan jawaban pada pria yang menyatakan perasaannya beberapa waktu lalu.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
Gadis Lugu Tawanan sang Mafia

Gadis Lugu Tawanan sang Mafia

Dia berbalik badan, melangkah ke arah pintu. “Tunggu!” Langkahnya langsung berhenti. Pria itu pun menoleh ke belakang. “Aku tidak akan menikahi laki-laki bejat yang mengambil keperawananku!” ucap Lily dengan tegas. Tatapannya begitu sinis dan tajam pada pria itu. Pria misterius itu tersenyum. Dia membalikkan tubuhnya lagi ke arah Lily. Memasukkan kedua tangannya pada saku di celana. Dia tertawa gemas pada gadis itu.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Saat Lily membalik badan dan mulai berjalan, Sani sudah menutup pintu di belakang Lily. *** Lily mengusap pelupuk matanya yang basah, sebagai penutup kisahnya kepada Shelia. Air mata telah lama membasahi pipi Lily, tak hanya membuat kelopak matanya sembab dan bagian putih dari mata hitam Lily menjadi kemerahan, tapi wajahnya juga terlihat murung.
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
A BINDING STORY (Baby Girl)

A BINDING STORY (Baby Girl)

Raveena diam, dadanya terasa bergemuruh. “Harsha Fellysia. Mama kandung Nayara.” Liora memberitahu dengan tangan terlipat di bawah dada. Terlihat angkuh dan sombong. Seakan-akan dia paling tau segalanya. “Kesayangannya Rasendriya Adystha.” “Udah?” Raveena memberhentikan ucapan Liora dengan cepat. Kedua tangannya mengepal kuat hingga matanya terasa memanas bukan main. “Gue gak mau denger lagi.”
1014.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Terlihat di depanku sebuah bunga mawar merah dan lilin yang sudah habis. "Bunga itu dari ayahku." Ucap Lia yang duduk melihatku terbaring. Keadaanku kembali seperti awal. Dilakban di mulut dan kaki, sedangkan tangan terikat tali. Aku seperti tidak punya harapan.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
LOVE and LIE

LOVE and LIE

Bunga yang identik dengan warna yang memikat ternyata juga melambangkan kesedihan. Hal itu berbanding terbalik dengan Aara. Istrinya yang tampak lemah itu, ternyata mempunyai ketegaran dan kekuatan yang luar biasa. Hingga menurutnya sang istri cocok dengan karakter bungan dandelion. Entah sudah berapa kali ponsel dalam genggamannya bergetar, hingga akhirnya tidak terdengar lagi. Namun, digantikan dengan bunyi notifikasi pesan.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 562 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
Selling My Husband

Selling My Husband

Mereka bertiga menuju ruang keluarga. Di sana, Lily berdiri di depan jendela, mengenakan setelan kantor warna gelap, rambutnya masih terikat rapi, tapi matanya sembab. Wajahnya menyimpan sesuatu yang rapuh, meski bibirnya tetap tegas. Begitu mereka tiba, Lily berbalik. “Aku sudah pikirkan baik-baik,” ucapnya langsung, “aku akan urus proses cerai kita, Adam.”
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
Our Story

Our Story

tanya salah satu gadis berkuncir dua, giginya tampak ompong satu di depan. "Pasti, dong! Kali ini lebih banyak tau!" balas Aira tidak kalah semangat. Dia bahkan sampai menggendong anak gadis itu. "Yeay! Kak Aira sama Kak Daffa buwaik bangettt!" puji gadis bernama Nia. Daffa terkekeh geli. "Wah, kakak mau terbang rasanya," jawab Aira dengan kekehan pelan. Daffa tidak tahan untuk menyahut. "Wih, kalian tambah gede, ya?"
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Walau sedikit ragu, Lilian akhirnya memberanikan diri untuk mencoba menyentuh anak laki-laki itu. Saat jemarinya menyentuh puncak kepala anak itu, seketika itu juga ribuan kelopak mawar merah turun menghujaninya. Banyak, sangaat banyak. Hingga Lilian seolah akan tenggelam dan terkubur di dalamnya. "Akh ...!"
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

jawab Yasid meyakinkan anak lelakinya itu. Satu jam sudah mereka berlari menjauh dari desa. Seorang perempuan paruh baya berkerudung selendang hitam berlari menyambut mereka. Wajahnya tampak kaget melihat keadaan sulungnya yang sangat mengenaskan dengan kaki kanan terbakar hingga ke lutut.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai lily story
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status