Waktu Adalah Obat Terbaik
Di saat itu juga, Lily datang menghampiri.
Dia berdiri di belakang Stacey, tatapannya menyiratkan perasaan congkak dan sinis. Namun saat membuka mulut, nada bicaranya penuh kebanggaan. "Kak, gimana dong? Bukan cuma Edward ... sepertinya Adriano juga suka sama aku, ya?"
Stacey tidak mengerti. Sejak kecil, Lily telah merebut segalanya darinya. Dari kasih sayang orang tua, teman-teman, pria yang dia cintai dan sekarang, bahkan tunangannya juga telah direbutnya.