Godaan Maut CEO Cantik
Celana dalam rendanya kini sudah lembap sepenuhnya oleh cairan gairahnya sendiri, memberikan sensasi lengket yang menyiksa setiap kali ia menggeser posisi duduk.
"Kau terlihat seperti wanita yang sedang mencari cara untuk membakar dunia, atau setidaknya... membakar dirimu sendiri," sebuah suara bariton rendah berbisik di tengkuknya.
Luna menoleh. Pria itu adalah perwujudan dari fantasi gelap; rahang kokoh, mata biru sedalam samudera Atlantik, dan aura predator yang tak tertandingi. Luna menyeringai tipis, sebuah tantangan terbuka. Ia tidak butuh nama. Ia tidak butuh rayuan. Ia hanya butuh alat untuk memadamkan api yang membuatnya hampir gila.
Hot Chapters