IMAM UNTUK NIRMALA
Mengelus punggung tangan itu dengan penuh kasih saying.
"Sepertinya kita memang sehati, aku baru saja berniat masuk kedalam untuk membuat minuman panas." Balas Mala sambil matanya menatap takjub bintang yang bertaburan di langit.
"Kita memang sehati, makanya Allah satukan kita dalam ikatan pernikahan. Lihatlah, keberadaan manusia dibumi sama seperti bintang yang bertaburan itu. Sangat banyak dan semuanya memiliki pesona masing-masing. Tapi dengan kebesaran-Nya, hati kita cenderung hanya condong dan tertarik pada satu bintang saja. Tak peduli, seberapa menariknya bintang yang lain, hati kita tak kan tergoyah. Pandangan ini tetap tertuju hanya pada satu bintang itu." Bian bicara panjang lebar,
Hot Chapters