Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

Biar ku menemanimu membasuh lelah mu Izinkan ku lukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis tertawa Biar ku lukis malam Bawa kamu bintang-bintang Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia Aku disini walau letih coba lagi jangan berhenti Ku berharap meski berat kau tak merasa sendiri Kau telah berjuang menaklukkan hari-hari mu yang tak indah Biar ku menemanimu membasuh lelah mu Izinkan ku lukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis tertawa Biar ku lukis malam Bawa kamu bintang-bintang Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia hah Izinkan ku lukis senja
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

lirih Bintang di sela-sela ciuman itu. “Kamu yang paling cantik di mataku. Nggak ada yang lain,” bisik Bara lagi kini mulai menyelinapkan tangannya, membelai puncak dada Bintang. “Ahhhh, Bara,” lenguh Bintang tak tertahankan. Bara mengecupi leher Bintang, dan berbisik serak di telinga wanita itu, “Berikan aku, Bintang. Aku udah lama pengen masukin kamu.”
9.421.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Bintangku

Bintangku

"Tapi aku–" "Tidak ada yang akan selesai jika kamu bertingkah seperti ini, Lin. Kamu marah karena Kak Kirana terluka, aku tahu! Aku pun marah. Tapi kita berdua sedang dalam keadaan emosi dan tidak akan ada yang selesai jika kita yang memiliki kepala mendidih ini turun tangan. Jadi biarkan mereka yang berkepala dingin yang membereskannya!" ucap Bintang, mencoba menenangkan Adik perempuannya. Lintang yang mendengar itu langsung memejamkan matanya dan berusaha keras meredam amarahnya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Lagu dengan irama sederhana, namun memiliki kehangan akustik yang menyelimuti. “Ini lagu baruku. Judulnya ‘Yang Tidak Kita Ucapkan’. Aku belum tahu cocok dinyanyiin siapa... tapi pas nulisnya, aku kebayang kamu.” Luna mendengarkan dengan saksama. Di bait pertama saja, ia merasa seperti melihat kembali potongan-potongan cerita mereka: yang terluka, yang bertumbuh, dan yang perlahan ikhlas. “Aku nyanyiin?” tawar Luna pelan.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Bagaimana jika bahasa yang kami ciptakan akhirnya menulis sesuatu yang tidak lagi mengenal kami? Malam datang perlahan, membawa keheningan yang menenangkan sekaligus menakutkan. Langit kini hitam, tapi dipenuhi bintang yang berbentuk huruf, setiap bintang bersinar sebagai tanda dari satu kata. Aku menatap satu bintang yang berkilau paling terang. Huruf di dalamnya adalah “S.” “Itu kau,” kata Arga lembut.
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Teraniaya

Dendam Wanita Teraniaya

Kirana ingin menangis, ingin menjerit, ingin mengadukan segala keluh kesahnya selama ini pada langit berbintang. Hatinya merasa kesepian, merasa sunyi. Dia sendirian, tak ada tempat untuk bersandar. Bibirnya ingin sekali berteriak. 'Wahai malam yang kelam, bawalah pergi jauh deritaku ini. Hei! Bintang-bintang hiburlah aku yang tengah dirundung duka. Padamu angin malam, tolong, rengkuhlah aku dalam kelembutanmu.’
690 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Di Ranjang Majikanku

Di Ranjang Majikanku

Binar meringkuk di pelukannya, kepala di dada Bhaga, mendengarkan jantungnya yang masih berdegup kencang. "Kau lihat bintang-bintang itu?" bisik Bhaga, menunjuk ke langit. "Mereka sudah ada di sana selama jutaan tahun, melewati segala macam kekacauan di bumi ini. Kita... kita hanyalah sekejap. Tapi dalam kejap kita ini, aku ingin isinya hanya denganmu dan Ardan. Maka bahagialah dan lupakan yang lain."
9.6849.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.5K kali sebagai beribu bintang lirik
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Planting Tree
selfie hurtness jg bagus bagus....ngak berbelit2.Kalau ini novel ini aneh...ngak di nikahin..tinggal di indonesia...ngak logis lagi ceritanya...jgn baca lagi...wkwkkwkwkwwkw...g ajs udah ngak baca lagi
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Lin Tian merasakan sebuah bintang berbentuk sapu. “Bintang Willow Menangis… tubuhku mungkin bisa menjadi sangat lentur jika menggunakannya.” “Bintang Ular Air, Bintang Lyra...” Ia menghela napas panjang. Seolah-olah ia bisa berkomunikasi dengan bintang mana pun yang ia inginkan, bahkan beberapa yang dianggap sangat kuat. Namun ia tetap melanjutkan persepsinya ke atas, melintasi Sungai Surgawi pertama, lalu yang kedua, hingga tiba di Surga Ketiga.
9.558.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Dari sana, lampu-lampu kota terlihat menyebar luas, berkelip pelan seperti bintang yang jatuh ke bumi. Naomi terdiam sejenak. Matanya menyapu pemandangan itu, lalu napasnya keluar perlahan. “Ah…” gumamnya lirih. “Tempat ini lagi.” Mareeq menoleh sedikit. “Kamu mau ke tempat lain?” Naomi menggeleng pelan. “Nggak.” Ia berhenti sejenak, seolah mencari kata yang tepat. “Tempat ini bagus, tapi…”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Bintang Yang Dituduh Berkhianat

Kebangkitan Sang Bintang Yang Dituduh Berkhianat

Nada bicara Lucian tetap tenang, tetapi cukup serius hingga membuat Mira dan dua karyawan lain yang kebetulan mendengar ikut menahan napas. Daisy kembali menatap kotak itu. "Aku rasa ini cuma paket biasa." "Aku harap begitu.” Lucian tidak mengalihkan pandangannya dari kotak tersebut. "Tapi setelah semua yang terjadi hari ini, lebih baik kita hati-hati." “Benyar ..., maksud kamu apa ya?” tanya Daisy kini menatap penuh kebingungan pada Lucian. Lucian tersadar atas ucapannya. ‘Sial, pake keceplosan segala’
10664 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai beribu bintang lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status