Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Atap

Satu Atap

My location unknown tryna find a way back home to you again Gotta get back to you gotta gotta get back to you I don't want to be wasting time without you Don't want to throw away my life I need you Something tells me we'll be alright *** Jalanan ramai. Lampu-lampu kota menyala terang.
9.6150.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai lirik eight iu
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
IamBlueRed
Hai, pembaca Satu Atap! Aku harap kalian suka ceritaku dan nggak lupa kasih review. Ehe. Ini cerita baru jadi butuh review buat hidupin bintang di Satu Atap. Yaudah, gitu aja. Thanks atas partisipasi kalian yaudah buka part locked. Terima kasih banyak.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
HARMONY

HARMONY

Siska: “3” Mia: “4” Sarah: “5” Laura: “Eh nanya dong, kalian pada mau pake lagu siapa?” Laura: “Jawabnya yang serius ya, jangan bercanda!” Vina: “Kan udah gua bilang, mau pake lagunya my idola is Justin Bieber yang judulnya Ghost” Siska: “Lagunya ed Sheeran, judulnya Perfect” Sarah: “Adele, easy on me”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Bahkan bannya sudah diganti baru, aku senang, sangat sangat senang, apakah tuan Hasan yang sudah memperbaikinya? Memikirkan hal itu aku begitu gembira, perjalanan ke sekolah tidak terasa melelahkan, senyum bahagia tak bisa kutahan dari bibirku. Perasaan apa ini? Sepanjang hidupku yang akan mencapai usia delapan belas tahun ini, tidak pernah aku merasakan rasa seperti ini, aku merasa berada pada titik puncak kebahagiaan. Bahkan sepanjang jalan aku meluapkan kebahagiaanku dengan bersenandung lagu favoritku, lagu Titi DJ, 'bahasa kalbu'
1084.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai lirik eight iu
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

jawab bocah kecil berusia delapan tahun itu. Setelah menjawab pertanyaan Ibu, Chintya lalu dudu di sofa sambil menggerak gerakkan kakinya. "Nek, ambilkan minum dong, Cyntia haus nih! Dari tadi belum minum. Minuman dingin tapi ya, Nek. Tenggorokan Cyntia udah kering soalnya ini!" tiba tiba terdengar suara gadis kecil itu yang meminta diambilkan minuman oleh Ibu.
1034.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Khianati

Istri yang Kau Khianati

Raut mukanya yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata menandakan bahwa wanita itu tidak mau diinjak-injak lagi. "Mbak, hati-hati kalau jalan," tandas Frani masih berusaha sabar. "Aku emang sengaja kok," sindir Yulia. "Mbak iri denganku? Apa karena mbak nggak beruntung sepertiku, mbak jadi main kasar dan membujuk orang-orang untuk benci sama aku. Emangnya mbak nggak malu?"
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Istrimu

Aku Bukan Istrimu

Dia sedang sibuk menenangkan ‘miliknya’ yang tak kunjung berhenti berdiri. ‘‘Apa kau sudah ketagihan dengan lubang sempit itu?’’ tanya Samuel dengan suara serak setelah mengeluarkan gelombang kenikmatan dari ‘miliknya’ yang masih tegak berdiri itu. ‘‘Akh, akupun menikmatinya, little Sam. Dia masih perawan sebelum aku menyentuhnya, dan itu adalah poin terbaiknya.’’
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
IBU YANG KAU BUANG

IBU YANG KAU BUANG

Aku tidak boleh terlihat lemah untuk saat ini. "Gelas yang pecah tidak akan bisa direkatkan kembali, Mar. Sama seperti hatiku yang tidak bisa kembali seperti dulu lagi, sebelum kamu patahkan, kamu hancurkan berkeping-keping," ucapku, masih mencoba menjaga nada suaraku agar tidak terdengar bergetar. "Ibu ...." Damar mendongak sembari menyebut namaku. Pandangan matanya terlihat memohon padaku. Pada ibu yang sudah dia tukar dengan uang begitu mudahnya.
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“By the way, kok perut kamu kotaknya ada delapan ya? Kupikir maksimal ada enam.” Kai mengerling nakal. “Aku selalu ngasih effort lebih dari maksimal, Babe.”
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

"Berapa yang kamu inginkan?" Seketika senyum Dahayu melengkung indah, akhirnya tawaran yang dia inginkan tiba. Dia segera menegakkan wajah dan berbalik. "Tidak banyak. Hanya 8%." Lukas langsung melebarkan mata terkejut. Itu memang hanya 8%. Namun, 8% dari konsorsium Jayanta jelas bisa digunakan bermandikan susu untuk seumur hidup. Ini benar-benar tidak bisa diterima.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

Surga yang Berdarah : Reinkarnasi Sang Kaisar Terbuang

--- Rombongan berdiri di batu – menatap kantung kain – kristal ungu tua berkilat – segi-delapan cahaya di dada bayi berdenyut pelan – menjadi lingkaran emas sempurna – berkilat ungu-emas – seperti matahari malam. Kata keempatpuluhdelapan: “Delapan.” Granny Mei tersenyit lelah – menatap langit surga rendah – yang kini tampak lebih dekat. “Delapan,” katanya pelan. “Dua lagi – dan kita naik – menuju surga ke-2 – menuju ibumu – menuju pengkhianat yang masih menunggu – dengan pedang Tian Qiong yang masih bergetar.”
823 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik eight iu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status