Di Antara Dua Pilihan
Kesepian mulai menjalar di dada Dhara walau ini bukan pertama kali Keenan mendiamkannya, menghilang tanpa alasan, lalu muncul tanpa aba-aba.
“Kamu sudah berusaha, Keenan. Iya, kan? Walau mungkin ... akhirnya kita menjadi aku dan kamu.” Pilu saling bersahutan di hati dan pikirannya.
Hiruk pikuk dunia terasa melambat, lalu perlahan satu persatu menghilang. Sunyi, tidak ada siapapun yang Dhara tunggu. Cinta. Di mana, siapa, apa hatinya tidak akan berbalas?