Setelah Kau Mendua
"Aku yakin kamu akan mendapatkan laki-laki yang lebih baik darinya. Kamu masih muda, jangan terpuruk hanya karena laki-laki yang tidak pantas untuk ditangisi."
Vani mengangguk.
"Aku sempat terpuruk, Mbak. Benar kata, Mbak, laki-laki itu tidak pantas untuk ditangisi. Terima kasih sudah mendengarkan curhatku." Vani tersenyum.
"Sama-sama adikku sayang. Kamu itu cantik dan masih muda, jalanmu masih panjang. Semangat ya?"
"Iya, Mbak. Aku ingin seperti Mbak Aira, cantik dan mandiri. Pasti suami Mbak bangga memiliki istri seperti Mbak Aira."
Bab Populer