Cinta Sang Preman
Dia, tergelak sekilas
Keras meraung, menembus dinding-dinding batu
Tak lama terpaut
Dia, meringkik
Nyeri
Memanjat pada dahan-dahan penuh jelaga
Menandai salam jejaknya pada neraka
Seperti roda kereta langkah itu melaju, tak memandang ataupun mematung
Di balik topeng lebar menyeringai
Dia bertutur,
Lugas, lirih, lalu berderak bagai ombak
Dia tak mengerti apa yang mewujud diantara dua sudut bibirnya, atau ....
Dia, hanya pura-pura tak memahami titik hitam dalam Sukma yang makin meraja
Rupa ....
Di pojok ruang itu dia bersendekap
Berlagu dalam sunyi,
Sesekali tertawa, lalu merintih tak tahu arah
ตอนยอดนิยม