Selir Yang Terlupakan
Di permukaan air yang tenang, bayangan kami berdua menyatu menjadi satu — tidak ada garis yang memisahkan, tidak ada jarak, hanya satu bayangan yang utuh dan lengkap.
"Kau tahu," katanya tiba-tiba, suaranya rendah dan penuh renungan, "dulu aku berpikir bahwa hal terburuk yang bisa terjadi padaku adalah dikhianati. Bahwa jika aku dikhianati, berarti aku lemah, berarti aku gagal sebagai Kaisar, berarti tidak ada yang benar-benar bisa kucintai."
Ia berhenti sejenak, menatap air kolam yang tenang, di mana ikan-ikan kecil berenang perlahan di antara akar teratai.