GAIRAH MASA LAJANG
“Iya Mas, terima kasih telah mengingatkan aku akan semua itu. Aku berjanji secepatnya menuntaskan semua urusanku dengan Grace, setelah itu aku akan pulang, aku sangat merindukan mereka terlebih buah hatiku Mas.’ ucap ku.
“Aku ngerti akan perasaan Mas Ryan saat ini, moga saja segala urusan yang akan Mas selesaikan dengan Mbak Grace menemui penyelesaian yang baik.”
“Amin, sebaiknya kita istrihat lagi Mas Mul karena malam udah kian larut. Terima kasih atas semua yang Mas berikan malam ini, aku merasa cukup lega sekarang.” ucap ku.
“Iya Mas Ryan, sama-sama.” aku kembali ke lantai atas show room mobil, sementara Cak Mul dan beberapa orang karyawannya segera menutup lesehan itu.
****