Merajut Asa
sahut Joseph dengan suara parau.
Jovita melonggarkan pelukan, lalu memaksa diri membalikkan tubuh, berjalan menjauh. Ia seperti kembali pada kejadian dua tahun silam. Lima langkah sebelum memasuki pintu, ia berhenti dan menoleh ke arah Joseph. Pria itu masih berdiri di tempatnya, mengulas senyum. Sikap yang sama dengan dua tahun lalu.
Jovita tersenyum, mengucapkan kata 'I love you' tanpa suara tapi penuh perasaan.